IDXINDUST

 0.08%

IDXINFRA

 0.09%

IDXCYCLIC

 0.04%

MNC36

 0.37%

IDXSMC-LIQ

 0.78%

IDXHEALTH

 1.36%

IDXTRANS

 -0.15%

IDXENERGY

 0.75%

IDXMESBUMN

 0.59%

IDXQ30

 0.25%

IDXFINANCE

 -0.27%

I-GRADE

 0.39%

INFOBANK15

 0.54%

COMPOSITE

 -0.15%

IDXTECHNO

 -2.49%

IDXV30

 0.72%

ESGQKEHATI

 0.06%

IDXNONCYC

 -0.08%

Investor33

 0.22%

IDXSMC-COM

 0.18%

IDXBASIC

 -0.18%

IDXESGL

 -0.06%

DBX

 -0.45%

IDX30

 -0.14%

IDXG30

 0.18%

ESGSKEHATI

 0.05%

IDXSHAGROW

 0.79%

KOMPAS100

 -0.14%

PEFINDO25

 -0.19%

BISNIS-27

 0.25%

ISSI

 0.03%

MBX

 0.05%

IDXPROPERT

 0.11%

LQ45

 -0.11%

IDXBUMN20

 0.76%

IDXHIDIV20

 0.51%

JII

 0.21%

IDX80

 -0.14%

JII70

 0.17%

SRI-KEHATI

 0.22%

IDXLQ45LCL

 -0.17%

SMinfra18

 0.62%

KB Bukopin
Sinerco

Berbunga 5,9 Persen, Obligasi Rp2,2 Triliun Milik Tower Bersama (TBIG) Dikawal 6 Sekuritas

16/02/2022, 10:45 WIB

Berbunga 5,9 Persen, Obligasi Rp2,2 Triliun Milik Tower Bersama (TBIG) Dikawal 6 Sekuritas

EmitenNews.com - PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III-2022 sebesar Rp2,2 triliun, dengan tingkat bunga berkisar 3,75 persen hingga 5,9 persen.

 

Berdasarkan pengumuman PT Kustodian Sentral Efek Indonesia ( KSEI ) mengenai Pendaftaran Efek Baru yang dikutip Rabu (16/2), rencana penerbitan obligasi TBIG tersebut akan dikawal oleh enam penjamin pelaksana emisi obligasi.

 

Adapun enam sekuritas yang akan bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi tersebut adalah, PT Indo Premier Sekuritas, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT UOB Kay Hian Sekuritas, PT BCA Sekuritas dan PT OCBC Sekuritas Indonesia.

 

Sebagaimana diketahui, rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V milik TBIG menargetkan penghimpunan dana mancapai Rp15 triliun. Sebelumnya, TBIG telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Tahap I-2021 sebesar Rp1,2 triliun dan Obligasi Berkelanjutan V Tahap II-2021 sebesar Rp1,46 triliun.

 

Pada rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan V Tahap III-2022 dengan nilai emisi mencapai Rp2,2 triliun tersebut, surat utang ini akan dibagi menjadi dua seri, yakni Seri A senilai Rp1,7 triliun bertenor 370 hari kalender, dengan tingkat bunga sebesar 3,75 persen. Sedangkan Seri B senilai Rp500 miliar bertenor tiga tahun, dengan tingkat bunga 5,9 persen.

 

Manajemen TBIG dan para penjamin pelaksana emisi obligasi menargetkan bisa melakukan penawaran umum obligasi pada 24-25 Februari 2022, sedangkan tanggal penjatahan ditetapkan pada 1 Maret 2022.

 

Rencananya, pendistribusian obligasi secara elektronik (Tanggal Emisi) diharapkan bisa berlangsung pada 2 Maret 2022. Sehingga, pencatatan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) bisa terlaksana pada 4 Maret 2022.


Author: Rizki