Berdayakan UMKM Perempuan, BRI Research Institute dan Pemerintah Inggris Jalin Kolaborasi

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari. dok. BRI.
Lampung dan Jawa Barat dipilih sebagai wilayah target program pemberdayaan komunitas digital dan keuangan, dengan melibatkan 500 UMKM perempuan. Pemilihan provinsi ini didasarkan pada peringkat kedua provinsi dalam Indeks Digitalisasi UMKM, satu provinsi memiliki peringkat lebih tinggi daripada indeks rata-rata nasional, sedangkan provinsi lainnya memiliki peringkat lebih rendah daripada indeks rata-rata nasional.
Pemilihan lokasi ini dilakukan untuk membandingkan hasil pemberdayaan digital di lokasi dengan kondisi skor indeks yang berbeda. Pemberdayaan ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan menciptakan peluang bagi peserta untuk mengembangkan bisnis mereka, meningkatkan pendapatan, dan mengelola keuangan.
Menteri Penasihat Pembangunan Kedutaan Besar Inggris Jakarta, Amanda McLoughlin, mengatakan bahwa Program Akses Digital Pemerintah Inggris mengakui adanya peran penting dari segi akses dan literasi digital dalam memberdayakan bisnis yang dimiliki oleh perempuan.
“Indeks digitalisasi untuk UMKM adalah tools penting bagi kami untuk memahami celah dalam ekonomi digital dan intervensi apa yang dapat mendukung pengembangan UMKM di Indonesia. Saya berharap dapat terus terlibat dalam area pengembangan yang kritis ini saat memperkuat kerja sama kami dengan Indonesia untuk masa depan yang lebih didukung oleh teknologi digital,” jelas Amanda McLoughlin. ***
Related News

Akhir Juni 2025, Laba Emiten Boy Thohir (AADI) Drop 50,09 Persen

Semester Pertama 2025, Laba MYOH Melejit 60,74 Persen

Harga Diskon, Pengendali Lego 136,2 Juta Saham LINK

Lepas Ratusan Juta Lembar, Pentolan AMMN Dulang Rp2,28 Triliun

Susut 22,6 Persen, Akhir Juni 2025 PGAS Raup Laba USD144,42 Juta

Drop 77,53 Persen, Laba ADRO Paruh Pertama 2025 Sisa USD174,94 Juta