Besok! CBRE Minta Restu Aksi Korporasi Baru
:
0
Salah satu kapal angkut tambang milik CBRE.
EmitenNews.com - PT Cakra Buana Resources Energi Tbk. (CBRE), emiten jasa angkutan laut dalam negeri, berencana memperluas cakupan bisnisnya dengan menambah kegiatan usaha baru di bidang pelayaran internasional dan jasa penunjang angkutan laut.
Direktur Utama CBRE, Suminto Husin Giman, dalam keterangan tertulisnya Kamis (23/10), menjelaskan bahwa perseroan akan menambahkan dua Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) baru, yaitu KBLI 50141 (Angkutan Laut Luar Negeri untuk Barang Umum) dan KBLI 52229 (Aktivitas Penunjang Angkutan Perairan Lainnya).
Suminto menegaskan, langkah ini merupakan inisiatif perseroan untuk mewujudkan diversifikasi layanan, menjangkau pasar luar negeri, serta memperkuat posisi CBRE dalam industri maritim nasional.
“CBRE berkomitmen untuk terus tumbuh dan memperkuat daya saing di sektor maritim, sekaligus memberikan nilai tambah bagi pemegang saham dan masyarakat luas,” ujarnya.
Untuk mendukung kegiatan usaha baru tersebut, perseroan juga tengah menyiapkan tenaga ahli berpengalaman di bidang operasional lepas pantai (offshore) dan pelayaran luar negeri.
Rencana penambahan kegiatan usaha ini akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 Oktober 2025.
Adapun, Perseroan juga dalam kabar yang beredar sedikit membocorkan bahwa mitra strategis ekspansi ini merupakan perusahaan internasional di bidang EPCI (Engineering, Procurement, Construction, and Installation) serta operator offshore oil and gas yang beroperasi di wilayah perairan internasional.
Adapun pada penutupan perdagangan Jumat (24/10), saham CBRE tercatat menguat 18,49% atau naik 245 poin ke posisi Rp1.570.
Related News
Saham Belvin Tannadi (BAPA) Usai Jalani Suspensi Panjang, Kini di FCA
TOBA Beri Kredit Modal Entitas Singapura Jadi SGD385 Juta, Nyaris Rp5T
Soechi Lines (SOCI) Tebar Dividen, Cum Date 2 Juli 2026
Perkuat Modal, YOII Bakal Gelar Rights Issue 684 Juta Saham
Harga Melejit 100 Persen Lebih dalam Sebulan, Saham Ini Disetop BEI
Raup Rp1,79 Triliun, BIPI Akselerasi Sektor ini





