Besok! MR DIY (MDIY) Resmi Listing di Harga Bawah, Tertarik?
:
0
Pengunjung di salah satu gerai milik MDIY
EmitenNews.com - Emiten ritel rumah tangga, PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada esok Kamis (19/12).
Pengelola gerai MR DIY tersebut merupakan Perusahaan Tercatat ke-40 di BEI pada tahun 2024 alias emiten terakhir yang listing tahun ini.
PT Daya Intiguna Yasa Tbk. (MDIY) mematok harga perdana saham sebesar Rp1.650 per saham. Harga IPO tersebut dipatok batas bawah dalam penawaran awal atau book buliding di kisaran Rp1.650 hingga Rp1.870 per saham.
Saham yang dilepas Sebanyak 2.519.039.400 saham biasa, yang terdiri dari 2.267.135.400 saham milik Azara Alpina Sdn Bhd (“Pemegang Saham Penjual”) yang mewakili 9% dan 251.904.000 saham baru yang dikeluarkan dari portepel Perseroan, yang mewakili 1% atau seluruhnya sejumlah 10% (sepuluh persen) dari modal ditempatkan dan disetor penuh pada nominal Rp25 per saham.
Total nilai yang akan diperoleh dalam Penawaran Umum Perdana adalah sebesar Rp4.156.415.010.000. Rinciannya sebesar Rp415.641.600.000 dari Penawaran Umum atas Saham Baru dan Rp3.740.773.410.000 dari Penawaran Umum atas saham Pemegang Saham Penjual.
Perseroan juga akan melaksanakan Program Opsi Saham untuk Manajemen dan Karyawan atau Program MESOP dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 514.136.000 saham atau sebanyakbanyaknya 2,041% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
Bertindak sebagai penjamin pelaksana Efek PT CIMB Niaga Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas
MR DIY hingga semester I 2024 mencatatkan laba bersih Rp532,156 miliar dari hasil penjualan sebesar Rp 3,2 triliun.
Related News
PTRO Suntik Entitas Tambang Papua Nugini Rp256M via Convertible Note
Innovation Center, Sinergi KIJA dan China Silk Road Perkuat Investasi
SMBC Siap Tebar Dividen Rp101 Miliar, Setara 20 Persen Laba 2025
Punya Layanan Integrated Autosolution, IPCC Kejar Ekspansi Luar Negeri
Pengendali Jual, Asing Serok Saham SKRN, Harga Hari Ini Melorot
Melesat 27 Persen, DMAS Raup Pra-Penjualan Rp561M di Q1 2026





