BNPT Ajak Pekerja Migran Tingkatkan Resiliensi Radikalisme
:
0
Kepala BNPT Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel (Foto: Biro Perencanaan Hukum dan Humas BNPT)
EmitenNews.com - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengajak Pekerja Migran Indonesia (PMI) terlibat resiliensi radikalisme terorisme dengan menguatkan konsep nilai kebangsaan dan persatuan antarsesama WNI di luar negeri.
"Perlu menguatkan konsep kebangsaan, persatuan dan kesatuan dan menjaga orang-orang terdekat agar tidak mudah terhasut oleh ajaran kebencian," ujar Kepala BNPT Komjen Pol. Mohammed Rycko Amelza Dahniel, dalam keterangannya terkait kunjungan kerja ke Hong Kong pada Senin (11/3/2024).
Kepala BNPT mengatakan penguatan resiliensi tersebt diperlukan karena saat ini masih terdapat aktivitas kelompok penganut ideologi kekerasan di luar negeri.
Modusnya melalui penggalangan dana dan radikalisasi pada perempuan, anak, dan remaja walaupun tidak terdapat aksi terbuka pada 2023 lalu.
"Tidak terjadi serangan terorisme pada tahun 2023 di Indonesia namun masih terdapat sejumlah penangkapan pelaku terorisme, upaya penggalangan dana untuk operasional jaringan dan meningkatnya radikalisasi terhadap perempuan, anak dan remaja," ungkapnya.
Deputi Bidang Kerjasama Internasional BNPT, Andhika Chrisnayudhanto, menambahkan, aktivitas kelompok radikalisme terlihat dari hasil penelitian terkait PMI dan jenis kasus yang pernah terjadi kepada PMI di Hong Kong.
"Ada aktivitas di media sosial, pendanaan hingga berkomitmen untuk melakukan bom bunuh diri di Indonesia," kata Andhika.
Sementara itu, Konsul Jenderal KJRI Hong Kong, Yul Edison, menyambut baik upaya BNPT melaksanakan program pencegahan terorisme untuk meningkatkan resiliensi PMI di Hongkong terhadap radikal-terorisme.
Sebab, saat ini terdapat ratusan ribu WNI yang ada di Hong Kong, dengan mayoritas adalah PMI, yang selama ini telah mendapatkan apresiasi dari pemerintah Hongkong karena bekerja dengan baik.
"Kami mendukung program pencegahan terorisme baik offline maupun hibrid, sebagai contoh pada kegiatan welcoming program kepada PMI yang baru datang ke Hongkong," tutur dia.
Related News
PLN Pastikan Suahasil Nazara Tak Lagi Menjabat Wakil Komut
Tugas di Bawah Agrinas Pangan, Manajer Kopdes Bukan Pegawai BUMN
Kombinasi Fenomena El Nino-IOD, Prediksi BMKG Awal Musim Hujan Mundur
Diversifikasi, Paramount Garap Sektor Hospitality hingga Energi
KPK Tangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara dalam OTT ke-21
Tak Cukup Tuntut 8,5 Tahun Bui, JPU Minta Hak Politik Sudewo Dicabut





