BTN Luncurkan Program SCORE, Perkuat SDM Collection
:
0
Wakil Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Oni Febriarto Rahardjo, didampingi Kepala Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1, M. Yut Penta; Kepala Divisi Koordinator Asset Management, Benjamen Sihombing; Kepala Departemen HCMD, Hargijanto; serta perwakilan Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2 Division, Roganda Mangapul, secara resmi membuka Kick-Off Program SCORE (Strategic Collection & Recovery Excellence), di Jakarta, Kamis (17/7).(Foto: Endang Muchtar).
EmitenNews.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas kredit dengan meluncurkan Program SCORE (Strategic Collection & Recovery Excellence). Program ini menjadi bagian dari transformasi besar-besaran dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM) di unit collection.
Program SCORE dirancang untuk menjawab tantangan bisnis ke depan dengan memperkuat tiga pilar utama: rekrutmen berbasis kompetensi, jenjang karier yang terstruktur, dan pembentukan Collection Academy sebagai pusat pelatihan. Inisiatif ini ditujukan untuk mencetak SDM yang tidak hanya profesional, tetapi juga adaptif dan unggul dalam menjalankan tugas penagihan serta pemulihan aset.
“Transformasi ini penting dalam mendukung target BTN untuk meningkatkan kualitas kredit di tahun 2025. Penguatan SDM collection menjadi kunci dalam menciptakan kinerja yang sehat dan berkelanjutan,” ujar Wakil Direktur Utama BTN, Oni Febriarto Rahardjo, dalam acara peluncuran resmi SCORE di Jakarta, Kamis (17/7).
Acara Kick-Off turut dihadiri oleh jajaran manajemen, seperti Kepala Divisi Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 M. Yut Penta, Kepala Divisi Koordinator Asset Management Benjamen Sihombing, serta Kepala Departemen HCMD Hargijanto. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap penguatan internal dalam sektor penagihan.
Lewat Program SCORE, BTN berharap bisa menciptakan tim collection yang lebih sistematis dan andal, sekaligus memperkuat proses pengelolaan kredit bermasalah secara strategis dan terukur.
Related News
BYD tidak Sedang Baik-Baik Saja, Labanya Anjlok Dalam di Kuartal 1
Nissan Rugi Rp59,4T, Produsen Mobil Jepang Ini Belum Bisa Bangkit
Denza D9 Generasi Kedua Dirilis, Harga Rp900 Juta, Ini Spek Lengkapnya
Tak Ada Itu Over Imunisasi, Orang Dewasa Vaksin Campak Lagi Oke Saja
Toyota Catatkan Rekor Baru Penjualan
Tak Cuma Energi, Pertamina Manfaatkan Panas Bumi Untuk Perkebunan





