BWPT Suntik Modal Rp180 Miliar ke Entitas Anak Manunggal Adi Jaya
PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT)
EmitenNews.com - PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT) melaporkan telah melakukan penyetoran modal kepada entitas anak, PT Manunggal Adi Jaya, senilai Rp180 miliar.
Direktur BWPT Choong Kam Loong dalam keterbukaan informasi, Kamis 15 Januari 2026, menyampaikan bahwa transaksi penyetoran modal tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun operasional Perseroan.
Ia menegaskan, setelah dilakukan pemeriksaan yang wajar dan relevan, transaksi afiliasi ini tidak mengandung benturan kepentingan. Seluruh informasi material terkait transaksi tersebut juga telah diungkapkan secara lengkap dan tidak menyesatkan.
Sebelumnya, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 7 Januari 2026, pemegang saham BWPT telah menyetujui sejumlah agenda penting terkait perubahan dan penegasan susunan pengurus Perseroan.
Dalam RUPSLB tersebut, pemegang saham menerima dan menyetujui pengangkatan Ahmad Nizam bin Hamid, Razuwan bin Che Rose, dan Erwin Sudjono sebagai anggota Dewan Komisaris dan Komisaris Independen Perseroan.
Rapat juga memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang menjabat, serta memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (*acquit et decharge*) atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama masa jabatan sebelumnya. Selanjutnya, RUPSLB mengangkat kembali jajaran Direksi dan Dewan Komisaris tersebut untuk periode jabatan berikutnya.
Berikut susunan Direksi dan Dewan Komisaris BWPT untuk masa jabatan hingga ditutupnya RUPS Tahunan 2030:
Dewan Komisaris terdiri atas, Komisaris Utama: Abed Nego, Wakil Komisaris Utama: Ahmad Nizam bin Hamid, Komisaris: Mohammad Prianto Madelar, Komisaris: Razuwan bin Che Rose, Komisaris Independen: Yohanes Wahyu Saronto, dan Komisaris Independen: Erwin Sudjono.
Untuk susunan Direksi yaitu, Direktur Utama: Henderi Djunaidi, Direktur: Andrew Haryono, Direktur: Yeoh Lean Khai, dan Direktur: Choong Kam Loong.
Related News
Dana IPO Nyaris Habis, ALII Perkuat Anak Usaha dan Armada
Risiko Refinancing Membesar, Pefindo Pangkas Peringkat PTPP ke idBBB+
Dana Rights Issue GIAA Rp7,7T Ludes, Ini Pos-Pos Penggunaannya
BUVA Serap Dana Rights Issue Rp492M, Rencana Ini Belum Terealisasi
Ini Alasan Gozco Borong Saham Bank Neo (BBYB) Nyaris Rp100 Miliar
Pendapatan Turun, RMKE Siapkan Strategi Balikkan Kinerja 2026





