Capital Inflow Masih Belum Meningkat, Ini Prediksi IHSG di Tengah Pekan
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga penutupan perdagangan saham hari ini Selasa (21/12) berakhir menguat 7,19 poin atau 0,110% di level 6.554,30. Sementara investor asing melakukan penjualan bersih alias net sell sebesar Rp331 miliar.
William Surya Wijaya CEO Indosurya Bersinar Sekuritas dalam risetnya, Rabu (22/12/2021) menyatakan bahwa posisi IHSG hari ini masih betah berada di range support 6502 dan resistance di level 6618 untuk.
"Perkembangan pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat belum beranjak dari rentang konsolidasi wajar, sedangkan capital inflow secara Ytd juga belum terlihat akan terdapat peningkatan capital inflow secara signifikan ke dalam pasar modal dalam rentang jangka pendek," ujar William.
Serta masih melambatnya perputaran roda perekonomian hingga saat ini yang menjadi salah satu tantangan bagi kinerja para emiten, hal ini tentunya menjadi salah satu faktor yang memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang..
Saham-saham yang secara teknikal direkomendasikan oleh Indosurya Bersinar Sekuritas adalah saham big cap seperti Telkom Indonesia (TLKM), Bank BCA (BBCA), Astra Agro Lestari (AALI), Semen Indonesia (SMGR), Bank Mandiri (BMRI), Jasa Marga (JSMR) dan Indo Tambangraya Megah (ITMG).
Related News
IHSG Sesi I (31/7) Pertahankan Penguatan di Atas Level 6.200
IHSG Lanjutkan Penguatan, Dibuka Naik 0,65 Persen ke 6.226
Korea Investment (KISI) Soroti Peluang Lanjut Reli IHSG
Insentif Pajak Vokasi 200 Persen Sepi Peminat, Kemnaker Buka Suara
IHSG Kian Kinclong, Serok Saham TLKM, BBCA, BBRI, dan BMRI
IHSG Berpotensi Kembali Menguat, Ini Kata Analis





