EmitenNews.com – Belum genap 1 jam perdagangan dibuka harga Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) terpantau melanjutkan tren penguatan. Sepanjang pekan ini harga saham ARTO konsisten bergerak di zona hijau.
Pada perdagangan hari ini 09.52 WIB, harga saham ARTO naik 1,56% ke Rp 2.610/saham. Saham dibuka di harga Rp 2.580/saham dan sempat menyentuh posisi tertingginya di Rp 2.700/saham. Apabila harga saham berakhir di zona hijau hingga perdagangan berakhir, maka genap tiga hari beruntun harga saham ARTO mengalami apresiasi.
Sebagai catatan, harga saham ARTO menguat 5,04% ke Rp 2.500/saham pada Senin (5 Juni 2023). Kemudian pada perdagangan Selasa (6 Juni 2023), harga saham melanjutkan penguatan sebesar 2,8% ke Rp 2.570/saham.
Dalam riset teknikal harian Daily Scope Wave MNC Sekuritas, saham ARTO direkomendasikan untuk Buy on Weakness.
“ARTO menguat 2,8% dan ditutup di 2,570 dan masih didominasi oleh munculnya volume pembelian. Selama ARTO masih mampu bergerak di atas 2,240 sebagai stoplossnya, maka posisi ARTO saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave 1.” Tulis riset tersebut.
Secara teknikal MNC Sekuritas mematok target harga untuk saham ARTO di Rp 2.680/saham dan kemudian di Rp 2.950/saham.
Setelah mengalami koreksi, saham ARTO mulai bangkit dalam satu bulan terakhir. Harga saham ARTO telah naik nyaris 20% sebulan ini dan jauh mengungguli saham-saham bank digital lain yang masih terbenam di zona merah.
CGS-CIMB Sekuritas dalam risetnya menyebutkan, saham ARTO masih memiliki sejumlah katalis positif, antara lain penguatan sinergi antara perseroan dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) guna mendongkrak kredit.
“ARTO juga menunjukkan kualitas aset yang mulai terkendali dengan baik, sehingga perseroan memiliki kesempatan untuk mendongkrak kinerja keuangan ke depan,” tulis CGS-CIMB Sekuritas.
Related News
PANI Bidik Marketing Sales Rp4,3 Triliun di 2026
Monetisasi Aset dan Jasa, WSBP Bidik 3 Pendapatan Baru dari Bisnis Ini
Astra Graphia (ASGR) Cetak Kinerja Impresif, Laba Naik 32 Persen
PGAS Minta Restu Untuk Ekspansi ke Gas Industri
Berhasil Tekan Rugi Bersih, Saham MTSM Masih Kena Suspensi
Panin (PNBN) Lepas Habis 50 Persen Saham di FAC Sekuritas, Ada Apa?





