Colorpak (CLPI) Guyur Dividen Rp139,21 per Lembar, Ikuti Jadwalnya
:
0
Pengurus Colorpak Indonesia sesuai melaksanakan RUPS Tahunan di Jakarta, Rabu, 18 Juni 2025. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Colorpak (CLPI) bakal menebar dividen Rp42,64 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 75 persen dari torehan total penghasilan komprehensif tahun buku 2024 sebesar Rp56,9 miliar. So, para investor akan mendapat suntikan dividen tunai Rp139,21 per helai.
Selanjutnya, sisa 25 persen alias Rp14,26 miliar dari laba bersih dibukukan sebagai laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi. Rencana pembagian dividen itu, sesuai dengan hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada Rabu, 18 Juni 2025. Rincian jadwal pembagian dividen menjadi sebagai berikut.
Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 26 Juni 2025. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 30 Juni 2025. Cum dividen pasar tunai pada 1 Juli 2025. Ex dividen pasar tunai pada 2 Juli 2025. Daftar pemegang yang berhak ata? dividen tunai alias recording date pada 1 Juli 2025.
Pembayaran dividen akan dilakukan 18 Juli 2025. Kebijakan dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2024. Ya, sepanjang tahun lalu, perseroan membukukan kinerja solid. Penjualan sebesar Rp913,9 miliar, naik 13,3 persen dibanding tahun sebelumnya Rp806,3 miliar.
Secara volume penjualan mengalami peningkatan 17 persen dibanding tahun sebelumnya. Komposisi penjualan dari divisi gravure 45,8 persen, divisi adhesive 29,1 persen, divisi film 23,2 persen, dan divisi coating 1,9 persen. Laba kotor tercatat Rp122,5 miliar, meningkat 13,3 persen dibanding tahun sebelumnya Rp108,1 miliar.
Laba usaha Rp62,3 miliar meningkat 5,9 persen dibahding edisi 2023 sebesar Rp58,8 miliar. Laba komprehensif Rp56,9 miliar, melejit 8,6 persen dibanding periode 2023 senilai Rp52,4 miliar. Margin laba kotor 13,4 persen sama seperti tahun sebelumnya 13,4 persen, dan margin laba bersih 6,1 persen turun dibanding 2023 sebesar 6,5 persen. (*)
Related News
Emiten Keponakan Prabowo (TRIN) Catat Penjualan Q1 Anjlok Drastis
INPP Balikkan Rugi Jadi Laba di Q1 2026, Pacu Recurring Income
BBKP Catat Penyaluran Kredit Melesat, Tumbuh 2,61 Persen di Q1 2026
Penjualan Tumbuh Melebihi Industri, SMGR Cetak Laba Bersih Rp80 Miliar
TLKM Siapkan Rp1 Triliun Buyback Saham di BEI dan NYSE
Topline Kuat, Laba ICBP Q1 2026 Melemah Tertekan Selisih Kurs





