Diam-diam BYD Siapkan Peluncuran Dolphin Versi PHEV Bulan Depan
:
0
Dolphin Plug-in Hybrid (PHEV) akan resmi diluncurkan bulan Juni. Ini merupkan untuk pertama kalinya BYD meluncurkan Dolphin versi PHEV. Foto: Carnewschina.
EmitenNews.com - Pabrikan mobil listrik terbesar China BYD mengungkapkan Dolphin Plug-in Hybrid (PHEV) akan resmi diluncurkan bulan depan (Juni). Mobil baru ini akan memanfaatkan keunggulan utamanya yaitu jangkauan listrik murni lebih dari 100 kilometer (km) dan jangkauan gabungan lebih dari 1000 km.
BYD Dolphin PHEV (Dolphin G) diposisikan sebagai hatchback segmen B. Selama ini konsumen mengenal Dolphin sebagai model listrik murni dan ini untuk pertama kalinya Dolphin memliki versi PHEV.
IT Home, Jumat (8/5/2026) menulis kendaraan ini akan berbagi teknologi inti dengan Atto 2 DM-i (Yuan UP di Tiongkok), dengan dimensi panjang sekitar 4,3 m dan lebar 1,8 m.
Sistem penggerak mobil baru ini terdiri dari mesin empat silinder 1,5 liter dan motor listrik yang dipasang di depan, yang mampu beralih antara mode hybrid seri dan paralel. Sebagai perbandingan, sistem Atto 2 DM-i menghasilkan daya gabungan 193 kW, konsumsi bahan bakar gabungan sekitar 1,8 L/100 km, dan jangkauan listrik murni sekitar 90 km.
Saat ini, pangsa pasar inti BYD di Eropa terus meningkat. Penambahan Dolphin G akan semakin meningkatkan matriks produk "listrik murni + plug-in hybrid" mereka. Bersamaan dengan itu, BYD saat ini sedang berdiskusi dengan Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) mengenai keanggotaan, sebuah langkah yang diharapkan dapat meningkatkan pengaruhnya di pasar Eropa, yang menghadapi tarif impor untuk kendaraan listrik.
Dalam tahap awal Dolphin PHEV diluncurkan untuk pasar Eropa bersaing langsung dengan model-model unggulan seperti Toyota Yaris dan Renault Clio.
Related News
Andalkan Digitalisasi, RB Rembang Bantu UMKM Batik Tembus Pasar Global
Ioniq 5 Terbaru Masuk Pasar: Sedan, BEV, dan EREV
Atto 1 Terbaru Meluncur, LiDAR, Jangkauan 505 KM, Harga Rp166 Juta
Jelantah MBG Mau Diolah Jadi Bahan Bakar Pesawat, Ada Saja
Kerugian Honda Setahun Rp44,3 Triliun Masih Kalah Ekstrem dari Toyota
Toyota Jadi Perusahaan Jepang Pertama Raih Penjualan Rp5.630 Triliun





