EmitenNews.com - Anak usaha Dian Swastatika (DSSA) Stanmore SMC Holding Pty Ltd (SMC) mendapat suntikan modal USD625 juta atau Rp8,9 triliun dengan asumsi kurs Rp14.250 per USD. Fasilitas itu, akan digunakan oleh SMC untuk menuntaskan akuisisi. 


Maklum, SMC tengah dalam proses akuisisi seluruh saham Dampier Coal (Queensland) Pty Ltd. ”Penarikan pinjaman dilakukan setelah syarat-syarat pendahuluan terpenuhi,” tutur Susan Chandra, Sekretaris Perusahaan Dian Swastatika, Kamis (20/1).


Anak usaha Dian Swastatika secara tidak langsung itu, mendapat pinjaman sindikasi dari beberapa lembaga pembiayaan. Antara lain Varde Partners, Canyon Capital Advisors LLC, Farallon Capital Asia Pte. Ltd. Pinjaman akan jatuh tempo lima tahun sejak tanggal penarikan pertama. ”Pinjaman dijamin dengan aset SMC,” imbuh Susan. 


Menyusul pinjaman untuk anak usaha itu, menyebabkan rasio utang terhadap ekuitas Dian Swastatika melonjak signifikan yaitu 34 persen. Pinjaman itu, telah diteken anak usaha Dian Swastatika pada Rabu, 19 Januari 2022.


Selanjutnya, pada Kamis, 20 Januari 2022, Dian Swastatika mengantongi pinjaman lunak senilai USD150 juta. Pinjaman berjangka 60 bulan itu, didapat dari Bank Mandiri (BMRI), dan Bank Saudara (SDRA).


Fasilitas pinjaman itu, dijamin antara lain dengan aset Dian Swastatika. Berdasar skenario, fasilitas tersebut untuk pengembangan usaha, dan entitas anak. Fasilitas itu, mengakibatkan rasio utang terhadap ekuitas Dian Swastatika menjadi 8 persen. (*)