Digital Mediatama (DMMX) Gandeng ZKTeco Kombinasikan Solusi dan Teknologi
:
0
EmitenNews.com - PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) anak perusahaan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX), Grup PT M Cash Integrasi Tbk (MCAS), bekerja sama dengan ZKTeco, perusahaan internasional yang berfokus di verifikasi biometric, membentuk kerja sama yang memungkinkan DMMX untuk menyebarkan solusi Infrastructure As A Service (IAAS), Cloud Content Management System (CMS), Manage Service dikombinasikan dengan produk-produk milik ZKTeco di 49 negara.
Ke 49 seperti Amerika, Brazil, Colombia, Mexico, Ecuador, Argentina, India, Nigeria, Spanyol, Irlandia, Inggris, Jerman, Italia, Uni Emirat Arab, Afrika Selatan, Bangladesh, Jepang, Rusia, Korea, Filipina, Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, Hong Kong dan masih banyak lagi.
ZKECO CO., LTD. (selanjutnya disebut ZKTeco), terdaftar sebagai perusahaan publik di Bursa Efek Shenzhen (301330: CN Bursa Efek Shenzhen), merupakan manufaktur produk dan layanan pengenalan biometrik canggih terkemuka di dunia yang memiliki produk dan layanan yang beragam mencakup Smart Entrance & Exit Management, Smart ID Authentification dan Smart Office Manajemen berdasarkan Open IoT Platform dari ZKTeco.
ZKTeco telah melayani klien yang tersebar luas di berbagai negara dan wilayah di kedua sektor layanan publik, sektor perusahaan, dan sektor penggunaan pribadi.
Kerjasama ini diharapkan akan memberikan warna baru bagi konsumen di industri ritel dan konsumen korporasi di mancanegara. DMMX dan ZKTeco akan mengolaborasikan infrastruktur platform DMMX di bidang pengelolaan konten berbasis cloud dan platform komersial untuk ritel dengan platform ZKTeco di bidang Biometric untuk menciptakan solusi terbaik bagi konsumen di industri retail dan korporasi di 49 negara and wilayah.
Related News
Laba Indika Energy (INDY) Semester I Melonjak, Saham Ditutup Menguat
Kabar Baik dari MARK, Siap Bayar Dividen Rp20 per Saham 4 September
WMPP Berbalik Raih Laba, Jaga Pemulihan dengan Efisiensi dan Divestasi
MARK Ungkap Rencana Bagi Dividen Interim, Cek Jadwalnya
Restrukturisasi, BNII Ambil Alih 51% Saham Maybank Asset Management
Jelang Right Issue BUVA, Tirta Orisa Milik Hapsoro Jual 250 Juta Saham





