Diingatkan BEI, Saham BABY Ngegas!
Manajemen BABY ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa tengah memantau pergerakan dan pola transaksi perdagangan saham PT Multitrend Indo Tbk. (BABY) yang dinilai terjadi penurunan yang signifikan (Unusual Market Activity/UMA).
Sebagai catatan, saham BABY pernah dapat peringatan UMA dari BEI pada 11 November 2024 lantaran terjadi peningkatan harga di luar kebiasaan.
Setelah pengumuman UMA perdagangan hari ini, saham BABY berbalik naik ke level Rp298 atau menguat 6 persen menjadi Rp298 per lembar saham
Saham BABY terpantau sedang dalam kondisi bearish downtrend. Saham BABY dalam seminggu tercatat turun 4,4 persen dari harga Rp312 pada 20 Juni 2025 menjadi Rp298 pada 26 Juni 2025.
Dalam sebulan BABY turun 19,8 persen dari harga Rp372 pada 26 Mei 2025 menjadi Rp298 pada 26 Juni 2025.
BEI menghimbau untuk mencermati jawaban perusahaan atas permintaan konfirmasi BEI, meninjau kinerja dan rencana aksi korporasi yang belum mendapat persetujuan RUPS, menghindari keputusan investasi yang hanya berdasarkan spekulasi harga semata.
“Pengumuman UMA ini tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terkait aturan pasar modal,” tegas Donni Kusuma Permana, Pelaksana Harian Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangannya, Rabu (25/6).
Related News
Ngegas Usai Suspensi, Ini Pembelaan Bos Emiten Sawit (NSSS)
Likuidasi BCA Finance, Ini Penjelasan BBCA
Jual Murah, Pengendali NELY Lepas Jutaan Lembar
Memburuk! Kuartal III 2025 PTMP Boncos 201 Persen
Pasang Badan, Bos SULI Gelontor Pinjaman Miliaran Rupiah
Axiata Lego 36,56 Juta Saham LINK, Simak Ini Tujuannya





