EmitenNews.com - Pada perdagangan Rabu (27/12/2023), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat sebanyak 0,12 persen, mencapai level 7.245,91. Saham BREN milik Prajogo Pangestu dan AVIA milik Hermanto Tanoko tercatat mengalami kenaikan. 

Melansir dari data RTI pada pukul 16.00 WIB kemarin, IHSG mengalami kenaikan sebesar 8,3 poin, mencapai puncak tertinggi 7.245 sepanjang sesi perdagangan, dengan level terendah hari ini berada di 7.239. Kapitalisasi pasar IHSG juga mengalami kenaikan menjadi Rp11.705 triliun.

Hingga penutupan pedagangan hari kemarin, terdapat 263 saham yang menguat, 261 saham berakhir di zona merah, dan 241 saham stagnan. Saham Bank Central Asia (BBCA) menjadi salah satu saham paling aktif diperdagangkan pada hari ini, mengalami kenaikan sebesar 0,54 persen ke level Rp9.375 per saham.

Sementara itu, saham berkapitalisasi pasar besar seperti BREN, BMRI, dan BRPT juga mengalami kenaikan pada hari tersebut. Saham BREN ditutup menguat 2 persen pada level Rp7.650 per saham, sementara saham BMRI naik 0,42 persen ke level Rp6.000. Saham BRPT juga mengalami kenaikan 1,06 persen, mencapai level Rp1.425 pada penutupan perdagangan.

AVIA menjadi saham dengan performa terbaik pada hari tersebut, dengan kenaikan mencapai 17,37 persen ke level Rp500 sepanjang sesi perdagangan. Peningkatan ini juga diikuti oleh saham pelayaran BULL dan LEAD masing-masing naik 16,18 persen dan 12,28 persen.

Sebelumnya, Tim Riset Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menguji pivot 7.250 pada hari tersebut. Dari segi teknikal, Stochastic RSI masih menunjukkan kecenderungan naik, diikuti dengan MACD yang membentuk slope positif, memperkuat proyeksi tersebut. 

Sentimen positif berasal dari proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang dirilis oleh Bank Indonesia, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 4,7 persen hingga 5,5 persen yoy pada tahun 2024. Pemilu di 2024 diharapkan menjadi salah satu pendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga, sementara belanja pemerintah berpotensi meningkat seiring dengan pembangunan Proyek Strategis Nasional.

Investor asing juga menunjukkan kepercayaan dengan mencatatkan net buy sebesar Rp1,52 triliun dalam sepekan terakhir, seiring dengan peningkatan nilai transaksi menjadi Rp47,4 triliun.