Enam Saham Ini Lakoni Pembekuan, Kapan Dibuka?
:
0
Ilustrasi gedung BEI.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menyetop perdagangan enam saham Indomobil Multi Jasa (IMJS), GTS International (GTSI), Folago Global Nusantara (IRSX), Janu Putra Sejahtera (AYAM), Lima Dua Lima Tiga (LUCY), dan Triniti Dinamik (TRUE) mulai Jumat (5/12).
Kepala Divisi Peraturan dan Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyatakan bahwa keputusan suspensi tersebut mulai efektif diberlakukan pada Jumat (5/12) sebagai langkah pengawasan untuk menjaga keteraturan dan perlindungan investor.
Tiga saham yang masuk kategori suspensi pertama dimungkinkan terjadi pada PT Indomobil Multi Jasa Tbk. (IMJS), PT GTS International Tbk. (GTSI), dan PT Folago Global Nusantara Tbk. (IRSX) yang mana akan digembok selama satu hari perdagangan. Ketiganya berpotensi dibuka kembali pada sesi perdagangan berikutnya.
Sementara itu, PT Janu Putra Sejahtera Tbk. (AYAM) dan PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. (LUCY) berpotensidikenai suspensi jilid kedua, yang menurut kasus serupa dapat digembok hingga satu minggu lamanya. Atas suspensi beruntun kedua saham tersebut juga bakal masuk ke dalam mekanisme Full Call Auction (FCA).
Adapun, PT Triniti Dinamik Tbk. (TRUE) menjadi satu-satunya saham yang paling berpotensi akan lama dikunci akibat suspensi ketiga kalinya dalam beberapa waktu terakhir. Ia juga dimungkinkan akan diboyong ke status saham FCA
Sebelum suspensi diberlakukan, keenam saham itu tercatat mengalami reli agresif pada penutupan perdagangan Kamis (4/12).
IMJS melonjak 15,35% ke Rp466, IRSX menguat 13,43% ke Rp490, dan GTSI naik 5,41% ke Rp234. Saham AYAM bahkan meroket 21,88% ke Rp390.
Sementara itu, saham LUCY menutup sesi hingga ke harga Auto Rejection Atas (ARA) usai naik 9,43% ke Rp232. TRUE juga menyentuh batas atas harian (ARA) yang melejit terbang 34,12% hingga berakhir di Rp228.
Pande menegaskan bahwa upaya penetapan suspensi dari BEI untuk memastikan bahwa perdagangan berlangsung secara wajar, teratur, dan efisien.
Evaluasi terhadap enam saham tersebut akan dilakukan secara berkala sebelum nantinya kembali dibuka ke pasar. (*)
Related News
Pasar Gonjang-Ganjing, BEI Kosongkan Daftar Short Selling di November
BEI Tegaskan Perhitungan Indeks dan Market Cap Tetap Utuh
MSCI–SWF Singapura Mencuat di Balik Ancaman Downgrade RI, BEI Tanggapi
OJK Hukum 2 Raksasa Asing di Balik IPO BREN & CUAN, Denda Capai Rp600M
Sales dari 8 Perusahaan Sekuritas Terseret Kasus DSSA, Ini Sanksi OJK
OJK Sanksi Tegas 38 Pihak Terkait 11 Emiten, Denda Triliun Rupiah





