Gandeng MongoDB, Bank Amar (AMAR) Kebut Penyaluran Kredit UMKM Via Tunaiku
EmitenNews.com—PT Bank Amar Indonesia Tbk (AMAR) menggandeng MongoDB untuk mengelola data non-relasional dalam jumlah besar khususnya dalam menyalurkan kredit UMKM .
Executive Vice President Retail Banking Amar Bank Abraham Lumban Batu mengatakan, pihaknya menyasar usaha-usaha kecil yang tidak memiliki laporan keuangan dan riwayat kredit yang tidak mendapatkan pinjaman konvensional.
"MongoDB akan membantu kami dalam mengelola jenis-jenis data tidak terstruktur baru untuk membuat dan menerapkan model keputusan kredit yang berfokus pada bisnis," ujar Abraham dalam keterangan resminya, Selasa (13/9/2022).
Amar Bank melalui Tunaiku telah menyalurkan lebih dari Rp8 triliun dan memberikan dampak sosial positif bagi kehidupan ke lebih dari 575.000 masyarakat pada 2022.
Sementara MongoDB menyediakan platform data pengembang, MongoDB Atlas, yang dirancang untuk membantu tim pengembangan agar dapat bergerak lebih cepat, tangkas, dan mengurangi kompleksitas infrastruktur data.
Platform ini didukung oleh database dokumen yang akan menyimpan data secara lebih fleksibel dan dapat dengan mudah menangani berbagai jenis data, berbeda dengan tabel dan baris seperti yang berada di dalam database relasional tradisional.
"Ketika kami sudah membuktikan bahwa model tersebut berfungsi dengan baik, kami akan mengimplementasikan ke dalam produksi. Setelah diterapkan ke produksi, kami menggunakan kedua jenis data tersebut untuk memberikan skor yang akan menentukan apakah kami dapat memutuskan untuk menawarkan pinjaman dan berapa jumlah pinjamannya," jelas Chief Technology Officer Amar Bank Kevin Kane.
Related News
Wilmar Ungkap Dampak Penutupan Selat Hormuz, Berpotensi Ganggu Kinerja
Didorong Bisnis Logistik, Laba ASSA Melonjak 81 Persen Pada 2025
CBPE Tambah Anak Usaha, Garap Bisnis Serviced Apartment
Jelang Lebaran, Trafik Tol Jasa Marga Tembus 1,31 Juta Kendaraan
Tanpa Penjualan Aset, Laba APLN Melemah di 2025
Emiten Grup Emtek (SAME) Geber MESOP Tahap IV Sebanyak 8,75 Juta Saham





