Garuda Indonesia (GIAA) Beber Gugatan PKPU MBK, Simak Penjelasannya
:
0
EmitenNews.com - Manajemen Garuda Indonesia (GIAA) membeber soal gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) dari PT Mitra Buana Koorporindo (MBK). Nilai gugatan PKPU yang dilayangkan MBK senilai Rp4,15 miliar. Itu disampaikan Garuda Indonesia kepada Bursa Efek Indonesia (BEI).
Ya, Garuda Indonesia telah menerima surat pemberitahuan panggilan sidang dari Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) pada 26 Oktober 2021. Yaitu berisi panggilan sidang menghadap dalam perkara permohonan PKPU Nomor: 425/Pdt.Sus/PKPU/2021/PN.Niaga.Jkt.Pst (surat relaas sidang).
”Berdasar surat panggilan sidang itu ada permohonan PKPU dari MBK kepada Garuda Indonesia,” tutur Mitra Piranti, VP Corporate Secretary & Investor Relations Garuda Indonesia, seperti dilansir BEI, Rabu (27/10).
Garuda Indonesia menyebut pengajuan permohonan PKPU itu dilatari dalil MBK, kalau perseroan belum menuntaskan kewajiban usaha soal kerja sama pengadaan layanan sewa, dan managed service end user computing domestik. MBK ditunjuk Garuda Indonesia untuk melaksanakan penyediaan perangkat, deployment, dan manage service atas perangkat EUC Dom berdasar perjanjian.
Pada permohonan PKPU itu, MBK mendalilkan ada sejumlah tagihan kepada perseroan belum dibayarkan. Oleh Karena itu, MBK mengajukan nilai gågatan sejumlah Rp4,15 miliar. (*)
Related News
KOBX, Pengiriman Perdana Alat Berat Bertenaga Listrik Shantui LE60-X5
PTSN Raih Kredit USD20 Juta dari Bank Mandiri, Siap Garap Proyek Baru
Nasib Charoen Pokphand (CPIN) Usai Ditendang MSCI, Analis Ungkap Ini
Logisticsplus (LOPI) Gandeng Raksasa Kereta China CRRC, Ini Targetnya
Sinergi Merger USD153 Juta, EXCL Pangkas Rugi & Ekspansi 5G di 1H2026
Respons GOTO Usai Ditendang dari MSCI Global Standard Index





