IDXINDUST

 -1.13%

IDXINFRA

 -0.23%

IDXCYCLIC

 -1.26%

MNC36

 -0.27%

IDXSMC-LIQ

 -0.81%

IDXHEALTH

 -0.54%

IDXTRANS

 -0.61%

IDXENERGY

 2.36%

IDXMESBUMN

 -0.60%

IDXQ30

 -0.57%

IDXFINANCE

 -0.71%

I-GRADE

 -0.12%

INFOBANK15

 0.30%

COMPOSITE

 -0.19%

IDXTECHNO

 -4.18%

IDXV30

 -0.22%

ESGQKEHATI

 -0.31%

IDXNONCYC

 -0.33%

Investor33

 -0.24%

IDXSMC-COM

 -0.78%

IDXBASIC

 -0.36%

IDXESGL

 -0.78%

DBX

 -1.08%

IDX30

 -0.78%

IDXG30

 -0.72%

ESGSKEHATI

 -0.39%

IDXSHAGROW

 -0.62%

KOMPAS100

 -0.80%

PEFINDO25

 -1.32%

BISNIS-27

 -0.25%

ISSI

 0.73%

MBX

 -0.08%

IDXPROPERT

 -0.67%

LQ45

 -0.74%

IDXBUMN20

 0.21%

IDXHIDIV20

 -0.27%

JII

 -0.78%

IDX80

 -0.80%

JII70

 -0.73%

SRI-KEHATI

 -0.28%

IDXLQ45LCL

 -0.84%

SMinfra18

 -0.30%

KB Bukopin
Sinerco

Gelar RUPST, Mitratel (MTEL) Usul Dividen 70 Persen dari Laba Tahun Lalu Rp1,38 Triliun

22/04/2022, 09:45 WIB

Gelar RUPST, Mitratel (MTEL) Usul Dividen 70 Persen dari Laba Tahun Lalu Rp1,38 Triliun

EmitenNews.com - PT Dayamitra Telekomunikasi (MTEL) alias Mitratel akan menghelat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) hari ini, Jumat (22/4). Sejumlah agenda akan dibedah salah satunya pembagian dividen.


Sebelumnya, pemanggilan rapat telah dilakukan melalui situs web PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), PT Bursa Efek Indonesia, dan situs web Perseroan www.mitratel.co.id pada 31 Maret 2022 lalu. Pemegang saham berhak hadir, dan memberi suara dalam rapat, dengan nama tercatat dalam daftar pemegang saham perseroan atau rekening efek di KSEI pada 30 Maret 2022 pukul 16.15 WIB.


RUPS Tahunan kali ini, digelar secara virtual melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI, terkait pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19. Fasilitas e-Proxy itu, tersedia bagi pemegang saham berhak hadir dalam RUPS Tahunan sejak tanggal pemanggilan rapat pada 31 Maret 2022 sampai Kamis, 21 April 2022 pukul 12.00 WIB.


Sejumlah agenda penting antara lain persetujuan laporan tahunan perseroan tahun Buku 2021, termasuk laporan tugas pengawasan dewan komisaris. Pengesahan laporan keuangan perseroan tahun buku 2021, dan pembebasan tanggung jawab anggota direksi dan dewan komisaris.


Penetapan penggunaan laba bersih perseroan tahun buku 2021. Penetapan remunerasi (gaji/honorarium, fasilitas dan tunjangan) untuk tahun 2022, tantiem untuk tahun buku 2021 bagi direksi, dan dewan komisaris. Penunjukan kantor akuntan publik untuk memeriksa laporan keuangan perseroan untuk tahun buku 2022 termasuk audit pengendalian internal atas pelaporan keuangan.


Laporan penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham perseroan. Persetujuan perubahan anggaran dasar. Persetujuan perubahan susunan anggota direksi. Persetujuan atas perubahan susunan anggota dewan komisaris. 


Saat bersamaan, RUPS Tahunan juga akan membahas rencana penggunaan laba bersih tahun 2021. Salah satunya untuk dibagikan sebagai dividen. Perseroan akan meminta persetujuan para pemegang saham atas 70 persen dari laba bersih untuk dibagikan sebagai dividen beserta besaran, dan juga tanggal pembayaran.


Pembagian dividen itu, sejalan kinerja cemerlang sepanjang 2021 dengan mengantongi laba bersih Rp1,38 triliun. Melesat 129,4 persen dari periode sama tahun lalu Rp602 miliar. Lonjakan laba bersih anak usaha Telkom Indonesia (TLKM) itu, sejalan pertumbuhan pendapatan. Sepanjang 2021, pendapatan Mitratel tumbuh 11 persen menjadi Rp6,87 triliun dibanding edisi 2020 sebesar Rp6,18 triliun.


Analis BRI Danareksa Sekuritas Niko Margonis mengatakan, Mitratel tahun ini menjanjikan kinerja lebih baik selaras dengan besarnya jumlah aset menara. Saat ini, Mitratel memiliki lebih dari 28.200 menara dengan 42.500 tenant tersebar di berbagai pulau di Indonesia, khususnya 58 persen atau 16,200 menara berada di luar pulau Jawa. 


Itu sesuai program pemerintah pengembangan infrastruktur telekomunikasi di luar pulau Jawa. ”Ditambah dengan lengkapnya layanan fiber optik membuat competitiveness dari Mitratel makin besar. Dan, itu akan membawa beberapa perusahaan provider jaringan internet besar seperti Indosat, XL, dan Smartfren untuk bekerja sama dengan Mitratel,” beber Niko. (*)



Author: J S