EmitenNews.com - Dari 1.407 transaksi penjualan gabah di 25 provinsi selama Desember 2023 yang didata Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat transaksi gabah kering panen (GKP) 60,55 persen, gabah kering giling (GKG) 30,77 persen, dan gabah luar kualitas 8,67 persen.


Selama Desember 2023, rata-rata harga GKP di tingkat petani Rp6.725,00 per kg atau naik 0,12 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.880,00 per kg atau naik 0,11 persen dibandingkan harga gabah kualitas yang sama pada bulan sebelumnya.


Rata-rata harga GKG di tingkat petani Rp7.721,00 per kg atau naik 1,70 persen dan di tingkat penggilingan Rp7.839,00 per kg atau naik 1,73 persen. Harga gabah luar kualitas di tingkat petani Rp6.513,00 per kg atau naik 2,04 persen dan di tingkat penggilingan Rp6.629,00 per kg atau naik 1,80 persen.


Dibandingkan Desember 2022, rata-rata harga gabah pada Desember 2023 di tingkat petani untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar19,58 persen; 25,21 persen; dan 29,37 persen.


Di tingkat penggilingan, rata-rata harga gabah pada Desember 2023 dibandingkan Desember 2022 untuk kualitas GKP, GKG, dan gabah luar kualitas masing-masing naik sebesar 19,70 persen; 24,86 persen; dan 29,10 persen.


Selama Desember 2023, survei harga produsen beras di penggilingan dilakukan pada 868 perusahaan penggilingan di 31 provinsi, dimana diperoleh 1.093 observasi beras di penggilingan.


Pada Desember 2023, rata-rata harga beras kualitas premium di penggilingan sebesar Rp13.348,00 per kg, naik sebesar 0,74 persen dibandingkan bulan sebelumnya, sedangkan beras kualitas medium di penggilingan sebesar Rp13.071,00 per kg atau naik sebesar 0,86 persen, dan rata-rata harga beras luar kualitas di penggilingan sebesar Rp12.530,00 per kg atau turun sebesar 0,04 persen.


Dibandingkan dengan Desember 2022, rata-rata harga beras di penggilingan pada Desember 2023 untuk kualitas premium, medium, dan luar kualitas masing-masing naik sebesar 21,85 persen; 26,03 persen; dan 27,77 persen.(*)