Hati-hati!, BEI Keluarkan Pengumuman Dua Saham Ini
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyampaikan bahwa pihaknya tengah memantau pergerakan dan pola transaksi saham PT Austindo Nusantara Jaya Tbk. (ANJT) dan PT Sumber Sinergi Makmur Tbk. (IOTF). Pasalnya terjadi peningkatan harga saham di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA).
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 9 dan 14 April 2025 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia (Bursa) perihal laporan bulanan registrasi pemegang efek pada saham IOTF serta perkembangan rencana pengambilalihan Perusahaan sebagaimana diungkapkan dalam keterbukaan informasi yang disampaikan ANJT berdasarkan surat Laporan Informasi atau Fakta Material No. 015- 03/CS/ANJT/2025 tanggal 18 Maret 2025.
Sedangkan, sebelumnya Bursa telah mengumumkan UMA pada tanggal 24 Desember 2024 atas perdagangan saham IOTF dan suspensi Saham IOTF di Pasar Reguler dan Tunai pada tanggal 28 Oktober 2024 dalam rangka cooling down.
Sehubungan dengan terjadinya Unusual Market Activity pada saham ANJT dan IOTF maka perlu kami sampaikan bahwa Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini dan mengimbau para investor untuk memperhatikan jawaban atas permintaan konfirmasi bursa, tulis Yulianto Aji Sadono Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI dalam keterangan tertulisnya Senin (14/4).
Selain itu, investor juga disarankan mencermati kinerja perusahaan dalam setiap keterbukaan informasi dan dihimbau untuk mengkaji kembali corporate action perusahaan tercatat apabila belum mendapat persetujuan RUPS.
"BEI juga menyarankan investor untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan investasi,"pungkasnya.
Related News
Direktur BULL Borong 4 Juta Saham, Kepemilikan Naik Jadi 1,92 Persen
DAAZ Gabung ANTM–Huayou, Garap Proyek Jumbo EV Bernilai USD5–6 Miliar
Direktur BBCA Serok Saham Harga Bawah Rp2,1 Miliar
TOWR Mulai Buyback Hari Ini! Rp300M Disiapkan, EPS Siap Melesat?
Grup Hapsoro (SINI) Siapkan Capex Tambang Rp510M, Genjot Produksi 2026
Ditanya BEI, Ini Detail Jawaban GPSO Terkait Aset Rp700M Tjokro Group





