EmitenNews.com—PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) membukukan laba bersih sebesar Rp6,323 triliun pada tahun 2022, atau melorot 11,4 persen dibanding tahun 2021 yang terbilang Rp7,137 triliun.

 

Dampaknya, laba per saham dasar dan dilusian turun ke level Rp54 per lembar, sedangkan di akhir tahun 2021 berada di level Rp61.

 

Padahal, penjualan bersih tumbuh 13,2 persen menjadi Rp111,21 triliun yang ditopang peningkatan penjualan sigaret kretek mesin yang tumbuh 11,2 persen menjadi Rp72,572 triliun.

 

Senada, penjualan sigaret kretek tangan terkerek 18,8 persen menjadi Rp27,199 triliun.  

 

Tapi penjualan sigaret putih mesih menyusut 1,5 persen menjadi Rp9,281 triliun.

 

Sayangnya, beban pokok penjualan membengkak 14,6 persen menjadi Rp94,053 triliun karena pita cukai naik 13,8 persen menjadi Rp74,591 triliun.

 

Lalu, bahan baku naik  6,8  persen menjadi Rp8,3 triliun.

 

Dampaknya, laba kotor hanya tumbuh 2,05 persen menjadi Rp17,158 triliun.

 

Kian berat, beban umum dan administrasi meningkat 7,7 persen menjadi Rp6,739 triliun.