Tidak hanya mengandalkan offline store, kami juga menjalin kerjasama dengan e-commerce terpercaya seperti Shopee, Tokopedia, Blibli dan Tiktok Shop. Selain itu kami juga memiliki platform e-commerce Emaskita melalui website dan aplikasi milik sendiri.

 

“Kami telah menyiapkan beberapa strategi untuk tahun 2023 ini, di antaranya adalah repositioning dan rebranding untuk segmen perhiasan emas untuk menyesuaikan dengan pasar yang terus berkembang. Di sisi lain, kami akan terus memperluan jangkauan pasar dengan membuka gerai baru untuk toko emas maupun gadai, serta memaksimalkan memaksimalkan penjualan melalui platform e-commerce,” tambah Sandra.

 

Sementara itu, HRTA mencatat peningkatan volume produksi perhiasan emas dan emas batangan di 1Q23 sebesar 23% YoY menjadi 3,36 ton. Hal ini mendorong tingkat utilisasi mencapai 44,75% di 1Q23 dari 36,39% di 1Q22. Peningkatan tersebut ditopang oleh kegiatan ekspor. 

 

HRTA juga mencatakan peningkatan penjualan sebesar 53,84% di 1Q23 menjadi Rp2,12 triliun dan laba bersih tahun berjalan sebesar 37,44% menjadi hampir Rp70 miliar. Pertumbuhan pendapatan ini didukung oleh kenaikan harga jual rata-rata dan volume penjualan dalam emas murni yang meningkat 39,82% YoY menjadi 2,16 ton di 1Q23 dari 1,55 ton di 1Q22.

 

Dari sisi profitabilitas, ROA berada di 6,60% dan ROE di 15,59% sementara DER terkelola di 1,36x di 1Q23. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2023, HRTA juga mengumumkan pembagian dividen dengan rasio pembagian dividen sebesar 21,80% yaitu sebesar Rp12 per lembar saham untuk periode tahun laba 2022.

 

HRTA kembali menyepakati kerjasama untuk ekspor perhiasan emas dengan salah satu pelaku bisnis emas di India, L P Commodities Private Limited (LPCPL). HRTA ditargetkan mendapatkan tambahan penjualan sekitar 3 ton emas dari ekspor perhiasan emas berkadar 91,6% kepada LPCPL selama 3 bulan dimulai dari bulan Mei 2023 dan dapat diperpanjang.

 

Nilai komersial atas transaksi ekspor perhiasan emas diestimasikan berkontribusi sebesar USD 177,82 juta atau setara dengan Rp. 2,66 Triliun terhadap pendapatan konsolidasian Perseroan. 

 

Kerjasama ini merupakan kelanjutan pencapaian kinerja ekspor yang sebelumnya telah dilakukan dengan Kundan Group dan Bright Gold, yang membuktikan kepercayaan dari para partner ekspor atas kualitas produk perhiasan emas yang dihasilkan oleh Perseroan.