EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 163 poin atau 2,16% ke level 7.378,60 pada akhir perdagangan Kamis (23/4/2026). Sepanjang sesi, indeks sempat menyentuh level tertinggi di 7.582 sebelum akhirnya tertekan hingga ke posisi terendah harian di 7.378.

Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor, dengan hanya sektor transportasi yang mampu bertahan di zona hijau dan melanjutkan penguatan dari perdagangan hari sebelumnya.

Penurunan terdalam dialami sektor barang konsumen siklikal yang melemah 3,43%, diikuti sektor perindustrian turun 3,41%, serta sektor teknologi yang terkoreksi 2,36%.

Aktivitas perdagangan terpantau ramai dengan total volume mencapai 54,16 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp20,48 triliun, dengan frekuensi 3,08 juta kali. Sebanyak 192 saham menguat, sementara 505 saham melemah dan 123 saham bergerak stagnan.

Di tengah pelemahan pasar, sejumlah saham masih mencatatkan penguatan, di antaranya ADES yang naik Rp875 menjadi Rp17.550, BDMN menguat Rp440 ke Rp4.290, serta SGRO yang bertambah Rp425 ke Rp5.450 per saham.

Sebaliknya, tekanan jual terlihat pada SINI yang turun Rp1.500 ke Rp16.525, ARKO melemah Rp1.075 menjadi Rp10.625, serta POLU yang terkoreksi Rp925 ke Rp15.800.

Untuk saham teraktif, KOTA memimpin dengan frekuensi 197.590 kali transaksi senilai Rp736 miliar, diikuti COAL sebanyak 146.041 kali senilai Rp352 miliar, serta BBRI dengan 98.623 kali transaksi senilai Rp1,12 triliun.