EmitenNews.com — IHSG berpotensi uji resistance 7300, jika bertahan di atas 7270 di Jumat (22/4). Tetap waspadai potensi flutktuasi ke kisaran 7230-7250. Investor asing masih melanjutkan akumulasi beli (Rp1.34 triliun) di Kamis (21/4). Potensi penguatan didukung penyempitan negative slope pada Stochastic RSI dan MACD.

 

IHSG ditopang oleh optimisme pelaku pasar terhadap outlook ekonomi Indonesia di 2022. Pasalnya, surplus Neraca Perdagangan Indonesia (NPI) per Maret 2022 kenaikan harga komoditas memberikan dampak positif bagi ekonomi Indonesia, kata Valdy Analis Phintraco Sekuritas, Jumat (22/4/2022).

 

Dengan demikian, dampak ke perlambatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia tidak sesignifikan yang dialami oleh commodities importir countries. Optimisme juga ditopang data Saldo Bersih Terimbang (SBT) kredit sebesar 64.8% di Q1-2022. Dengan demikian, artinya lebih dari separuh responden mengatakan kenaikan pada sisi kredit. 

 

Hal ini yang memicu berlanjutnya penguatan harga saham-saham bank. Oleh sebab itu, saham yang dapat diperhatikan meliputi bank (BBCA, BJBR), konsumsi (AALI, MAPI), ADRO, CARE, BRPT dan MLIA.