EmitenNews.com—Peluang rebound masih terbuka bagi IHSG pada perdagangan Senin (9/1). Peluang penguatan ini tergambar dari penutupan di bawah 5 day Ma & candle piercing bullish. IHSG berada dalam trend bearish, selama di atas 6.885.
Indikator MACD bearish, Stochastic bearish, candle lower low. Jika bisa di tutup harian di bawah 6.850, IHSG masih berpeluang koreksi, target 6.784, 6.715 DONE, 6.621, 6.557, 6.509. Jika Rebound di atas 6.710, peluang menuju 6.766, 6.838, 6.953.
“Level resistance berada di 6.710, 6.766, 6.838, 6.953 dengan support 6.653, 6.621, 6.586, 6.557. Perkiraan range berada di rentan 6.630 - 6.740,” terang Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas Andri Zakarias Siregar.
Pada Jumat lalu sebagian besar bursa regional Asia Pasifik mengalami kenaikan meskipun the Fed memberi isyarat akan kenaikan suku bunga di masa depan. Di antara bursa yang mencatat kenaikan adalah Nikkei, Shenzen Index, Kospi, dan IHSG. China memberikan sinyal untuk memberikan dukungan yang lebih kepada sektor properti. Di sisi lain Indonesia melaporkan cadangan devisa sebesar USD 137,2 miliar pada Desember 2022
Dari AS, indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat signifikan 2,13%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 2,28%, sementara indeks Nasdaq naik lebih tinggi sebesar 2,56%. Laporan pekerjaan Desember dan survei aktivitas ekonomi menunjukkan tanda-tanda bahwa inflasi mungkin mereda. Non farm payrolls untuk Desember 2022 bertambah 223.000, di atas ekspektasi. Selain itu gaji naik 0,3% MoM, lebih rendah dari yang diharapkan.
Related News
IHSG Berbalik Melemah ke 7.106, Rebound Gagal di Awal Pekan
Mantul! IHSG Sesi I Rebound ke 7.175, Ini Saham-Saham Penggeraknya
Purbaya Beraksi Lagi! Sebut IHSG Bakal Meroket ke 28.000
Sambut Awal Pekan! IHSG Ngebut Naik 1,39 Persen di 7.228
BTN Berkolaborasi dengan PUTRI Kembangkan Ekosistem Digital Pariwisata
Aksi Jual Mendera, IHSG Orbit Zona Merah





