IHSG Rawan Koreksi, Bungkus Saham AKRA, BRIS, dan JSMR
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat tipis sebesar 0,27 persen menjadi 8.975. Meski begitu, transaksi perdagangan masih didominasi oleh tekanan jual. Dengan demikian, indeks masih rawan untuk mengalami koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Selasa, 27 Januari 2026, indeks akan mengitari area support 8.852-8.816, dan posisi resistance 9.039-9.120. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, AKR Corporindo (AKRA) speculative buy Rp1.320-1.340 per lembar dengan target Rp1.365-1.385 per helai, dan stop loss Rp1.300. Bank Syariah Indonesia (BRIS) buy on weakness Rp2.200-2.240 per saham dengan proyeksi Rp2.300-2.370 per lembar, dan stop loss Rp2.170.
Goto Group (GOTO) buy on weakness Rp56-60 per lembar dengan target Rp64-66 per saham, dan stop loss Rp54 per eksemplar. Jasa Marga (JSMR) buy on weakness Rp3.590-3.630 per saham dengan proyeksi Rp3.680-3.730 per lembar, dan stop loss Rp3.550 per helai. (*)
Related News
Ikuti Wall Street, IHSG Lanjut Menyala
Konsolidatif, IHSG Arungi Level 9.100
BTN Kembali Gelar Anugerah Jurnalistik, dan Foto 2025
OCBC Sekuritas Bawa 4 IPO Mid-Cap Melantai Sepanjang 2026, Ada Konglo?
IHSG Menguat Terbatas 0,27 Persen, Energi & Properti Masih Jadi Beban
RDP Bersama Komisi VI DPR RI, BTN Komitmen Ini





