IHSG Tersandera Koreksi, Angkut Saham AMRT, NCKL, dan AUTO
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi 2,08 persen menjadi 7.935. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Cermati area koreksi lanjutan di posisi 7.712-7.785. Namun, kalau mampu berada di atas 7.712, indeks berpeluang menguat ke rentang 8.284-8.440.
So, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 9 Februari 2026, indeks akan menyusuri area support 7.712-7.547, dan posisi resistance 8.214-8.354. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengakumulasi sejumlah saham unggulan berikut sebagai bahan koleksi.
Yaitu, Sumber Alfaria (AMRT) buy on weakness Rp1.755-1.800 per saham dengan proyeksi Rp1.935-1.995, dan stop loss Rp1.705. Astra Otoparts (AUTO) buy on weakness Rp2.440-2.580 per helai dengan target Rp2.700-2.790 per saham, dan stop loss Rp2.430 per lembar.
Indofood (INDF) buy on weakness Rp6.600-6.850 per saham dengan target Rp7.150-7.450 per lembar, dan stop loss Rp6.525 per eksemplar. Trimegah Persada (NCKL) buy on weakness Rp1.275-1.295 per saham dengan proyeksi Rp1.385-1.430 per lembar, dan stop loss Rp1.255 per eksemplar. (*)
Related News
Jebol! IHSG Anjlok 2,59 Persen ke 5.936, Ini Biang Keroknya
IHSG dan Harga Saham BBCA Sama-Sama Anjlok di Bawah 6.000
Astra dan Kadin Bekali 30 UMKM Tangkap Pasar Global
Transaksi Rp1,46T, KISI Challenge: Beyond Tomorrow Makin Sengit
Seluruh Sektor Tertekan, IHSG Siang (12/10) Terkoreksi Nyaris 2 Persen
AASI Perkuat Kapasitas dan Apresiasi Tenaga Pemasar Asuransi Syariah





