IHSG Terus Melaju, Borong Saham ANTM, BBCA, ARCI, dan BMRI
:
0
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup bervariasi mayoritas menguat tipis. Dow Jones sukses mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah. Itu setelah merilis data nonfarm payrolls Juni 2026 lebih rendah dari ekspektasi. Sebaliknya, Nasdaq harus kembali mengorbit zona merah.
Nasdaq berakhir pilu seiring aksi ambil untung saham produsen chip terus berlanjut. Berdasar data Biro Ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) edisi Juni 2026, ada penambahan jumlah pekerja 57 ribu, lebih rendah dari bulan sebelumnya direvisi turun menjadi 129 ribu, dan juga jauh di bawah konsensus ekonom 115 ribu.
Meski demikian, tingkat pengangguran turun menjadi 4,2 persen dari sebelumnya 4,3 persen. Data tenaga kerja lemah itu, membuat imbal hasil obligasi dengan tenor 10 tahun turun seiring ekspektasi The Fed tidak akan menaikkan suku bunga acuan di tengah kondisi pasar tenaga kerja cukup lemah.
Penguatan mayoritas indeks bursa Wall Street, harga emas meroket signifikan, dan penempatan kembali sisa anggaran lebih (SAL) di bank BUMN diprediksi menjadi sentimen positif di pasar. Aksi jual masif investor asing, dan depresiasi nilai tukar rupiah berpeluang menjadi sentimen negatif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat dengan kisaran support 5.680-5.615, dan resistance 5.810-5.875. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menjagokan saham Antam (ANTM), Vale (INCO), Archi (ARCI), Indosat (ISAT), BCA (BBCA), dan Bank Mandiri (BMRI). (*)
Related News
Citi Indonesia Garap Obligasi Global Danantara Senilai USD1,5 Miliar
IHSG Terbang ke 6.500, Saham Tambang hingga Big Banks Topang Transaksi
Wacana Harga Gocap Jadi Rp1, Ini Kata Analis
IHSG Siang (20/8) Terbang 1,47 Persen, Hampir Seluruh Sektor Menghijau
Efek IJEPA: Kuota Bebas Bea Nanas Naik, Saham Agro Siap Mejit
IHSG Meluncur Naik 1 Persen ke Level 6.458, Saham Emas Kompak Ngegas!





