EmitenNews.com - Kementerian Perdagangan mengajak pelaku usaha Jawa Timur menyukseskan Trade Expo Indonesia 2026 di Surabaya, Kamis (2/7), demi mengejar target transaksi ekspor nasional sebesar USD 17,5 miliar.

Pameran dagang internasional ke-41 ini akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 14—18 Oktober 2026. Mengusung tema "The Ultimate Hub for Global Sourcing", ajang ini memproyeksikan kehadiran lebih dari 1.500 peserta pameran, 8.000 pembeli mancanegara, dan 30.000 pengunjung. Target transaksi ekspor tahun ini meningkat sebesar 6 persen dibandingkan capaian tahun lalu yang tercatat sebesar USD 16,5 miliar.

Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kemendag, Miftah Farid, menegaskan pentingnya keterlibatan Jawa Timur sebagai provinsi eksportir nonmigas terbesar kedua di Indonesia pada tahun 2025. Produk unggulan wilayah ini mencakup komoditas logam, perhiasan, produk turunan kelapa sawit, hingga oleochemical.

"Kami mengundang seluruh pelaku usaha di Jawa Timur untuk berpartisipasi pada TEI 2026. Kita tunjukkan kepada dunia produk-produk Jawa Timur yang unggul dan mampu bersaing di pasar global," ujar Miftah dalam acara sosialisasi tersebut.

Secara terpisah, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, Fajarini Puntodewi, menambahkan bahwa pameran tersebut membuka peluang besar bagi pelaku usaha dalam negeri, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memperluas jejaring dan berkontak langsung dengan pembeli internasional.

TEI 2026 akan menampilkan lima zona produk utama, yaitu makanan, minuman, dan pertanian; manufaktur; kawasan industri; fesyen dan kerajinan; serta furnitur dan dekorasi rumah. Selain pameran produk, Kemendag juga menyediakan program pendukung seperti penjajakan bisnis (business matching), konseling bisnis, forum bisnis, dan penandatanganan kesepakatan dagang.

Sejumlah pelaku usaha lokal turut membagikan pengalaman positif mereka dari kepesertaan tahun-tahun sebelumnya. Pemilik PT Sari Bhuwana, Sri Astutik, mengaku berhasil mendapatkan pembeli dari Malaysia, Hong Kong, Turki, Arab Saudi, hingga Mesir sejak bergabung pada 2021. Manfaat perluasan jejaring pasar internasional dan pengembangan inovasi produk berbasis masukan pembeli asing juga dirasakan oleh perwakilan CV Rumah Jeddiah serta PT Behaestex.(*)