INA Umumkan Transisi Kepemimpinan, Sosok Eddy Porwanto Jabat Plt. CEO
:
0
Potret Eddy Porwanto, Pelaksana Tugas Ketua Dewan Direktur - Chief Executive Officer & Chief Financial Officer INA. Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Indonesia Investment Authority (INA), Sovereign Wealth Fund (SWF) pertama di Indonesia (Sebelum Danantara) resmi mengumumkan berakhirnya masa jabatan Ridha D.M. Wirakusumah sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 15 Februari 2026. Pengumuman tersebut disampaikan dalam keterangan resmi INA tertanggal 16 Februari 2026.
Dalam rilis resminya INA menyatakan Ridha telah menyelesaikan masa jabatan penuhnya usai lima tahun mejeng sebagai CEO sejak Februari 2021, bertepatan dengan fase awal pembentukan sovereign wealth fund Indonesia tersebut.
Berada di bawah kepemimpinan Ridha, INA membangun portofolio investasi di sejumlah sektor strategis.
Total aset kelolaan (Assets Under Management/AUM) meningkat dari sekitar USD5 miliar menjadi sekitar USD10 miliar, dengan lebih dari USD4,5 miliar telah diinvestasikan bersama mitra co-investment global. Investasi tersebut mencakup sektor jalan tol, pelabuhan, infrastruktur digital, layanan kesehatan, hingga energi hijau.
Sesuai proses tata kelola, Dewan Pengawas menunjuk Eddy Porwanto, yang sebelumnya menjabat Chief Financial Officer (CFO) INA, sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) CEO efektif per 16 Februari 2026, sembari menjalankan proses transisi kepemimpinan.
Dalam pernyataannya dikutip Selasa (17/2/2026), Eddy mengatakan, “Sejak awal, kami membangun sebuah institusi yang dirancang untuk memberikan nilai jangka panjang bagi Indonesia.”
Sebelumnya, pascapembentukan Danantara, INA bersiap memperluas fokus ke proyek-proyek swasta sebagai mitra investor global di sektor strategis, termasuk data center, energi baru terbarukan (EBT), hingga logam tanah jarang.
Dengan berakhirnya masa jabatan Ridha, INA melaui Eddy menyatakan tetap berkomitmen menjalankan mandatnya untuk memobilisasi modal jangka panjang guna mendukung pembangunan nasional dan prioritas strategis Indonesia.
Profil Eddy Porwanto
Eddy dikenal memiliki pengalaman lebih dari 30 tahun di bidang restrukturisasi perusahaan dan investasi. Sejak awal berdirinya INA, ia berperan dalam membangun fondasi keuangan dan operasional SWF pertama di Indonesia tersebut.
Related News
Pelaksanaannya Dievaluasi, Tapi Istana Pastikan Program MBG Lanjut
Wisman ke Indonesia Capai 1,25 Juta Orang, Didominasi Warga Asing Ini
Presiden Copot Kepala BGN Dadan Hindayana, Ada Apa?
Bacakan Pleidoi, Nadiem Sedih Disebut Penjahat Kerah Putih
Butuh Sepertiga Luas Batam di Jawa Untuk Bangun PLTS 100 GW
Segera Panggil Dua Anggota DPR, KPK Pastikan tak ada Tekanan Politik





