INACA: Persyaratan Tes PCR bagi Pengguna Pesawat Memberatkan, Cukup Antigen
:
0
EmitenNews.com - Persyaratan tes polymerase chain reaction (PCR) bagi pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat terbang akan memberatkan masyarakat. Karena itu, Indonesia National Air Carriers Association (INACA) menyayangkan kebijakan tersebut. Pasalnya, harga tes PCR mahal. INACA meminta agar persyaratan cukup dengan tes antigen. Pengamat penerbangan Alvin Lie juga menilai persyaratan itu diskriminatif.
Dalam keterangannya yang dikutip Kamis (21/10/2021), Ketua Umum INACA Denon Prawiraatmadja mengatakan, kebijakan tersebut dinilai akan memberatkan penumpang, mengingat harga tes PCR masih tergolong mahal. INACA meminta agar persyaratan cukup dengan tes antigen, seperti sebelumnya. Karena jumlah penambahan kasus Covid-19 di Indonesia terus melandai. Syarat tes PCR, bukan hanya membebani maskapai tapi juga masyarakat.
INACA meminta agar syarat perjalanan domestik mengikuti perjalanan dengan moda transportasi lainnya. Pelaku perjalanan domestik bagi pengguna transportasi darat dan laut hanya diwajibkan melakukan tes antigen.
Sekretaris Jenderal Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Maulana Yusran juga mendorong agar syarat penumpang pesawat cukup dilakukan dengan antigen. “Kami harapkan mendapat pelonggaran kalau sudah vaksin virus Corona (Covid-19) cukup dengan persyaratan antigen."
Dalam keterangannya Kamis (21/102021), bagi pengamat penerbangan Alvin Lie, ketentuan wajib PCR bagi penumpang pesawat udara bersifat diskriminatif. Sebab, ketentuan tersebut hanya berlaku untuk moda transportasi udara. Tidak menyasar yang lain. Aturan itu termuat dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 COVID-19 di Wilayah Jawa dan Bali.
Related News
Janji KPK, Bongkar Alur Perintah di Balik Suap HGB Summarecon (SMRA)
Gandeng PPA, Bank BSN Bidik Penguatan Bisnis dan Pembiayaan Syariah
DPD Heran, Anggaran Bayar Bunga Utang 2027 Hampir Setara Dana TKD
Fahd A Rafiq Lagi, Ke-3 Kalinya Politikus Golkar Ini Terjerat Korupsi
Tindak Tegas Karhutla, Menhut Ungkap Izin 26 Perusahaan Dibekukan
KPK Tetapkan 8 Tersangka, Ada Bos Summarecon dan Orangnya Menteri BPN





