Ini 40 Negara Dengan GDP PPP Tertinggi di Dunia, Indonesia Ternyata...
:
0
Membuka tahun 2025 akun X The World Ranking (@worldranking) merilis daftar 40 negara dengan ranking GDP (PPP) tertinggi di dunia pada 2024
EmitenNews.com - Membuka tahun 2025 akun X The World Ranking (@worldranking) merilis daftar 40 negara dengan ranking GDP (PPP) tertinggi di dunia pada 2024. GDP PPP (Purchasing Power Parity) adalah produk domestik bruto (PDB) yang dikonversi ke dolar internasional menggunakan nilai tukar paritas daya beli.
Seperti disebut dalam postingan daftar yang dirilis World Ranking, PDB (PPP) disesuaikan dengan biaya hidup dan inflasi. Sehingga menunjukkan kekuatan ekonomi sesungguhnya suatu negara dalam hal apa yang dapat dibeli dengan uang mereka. World Ranking mengolah daftar tersebut dengan mengambil sumber data dari IMF.
Dari tabel bertajuk "Top 40 Countries with Highest GDP PPP" tersebut lima negara dengan pendapatan domestik bruto riil terbesar berturut-turut dihuni China di urutan teratas dengan GDP USD37,07 miliar, disusul AS di urutan kedua dengan USD29,17 miliar, India USD16,02 miliar, Rusia USD6,91 miliar dan Jepang di posisi kelima dengan USD6,57 miliar.
Di mana posisi Indonesia? Ternyata negara kita masih bercokol di 10 besar negara dengan GDP riil tertinggi di dunia. Tepatnya di urutan ke-8 dengan nilai GDP USD4,66 miliar. Posisi GDP Indonesia berada di bawah Jerman dan Brasil, tapi lebih tinggi dibanding Prancis dan Inggris yang berada di urutan 9 dan 10.
Untuk level ASEAN, posisi Indonesia ternyata masih yang terbesar, bahkan mengungguli Singapura yang berada di urutan ke-35. GDP PPP Singapura bahkan tertinggal dibanding negara ASEAN lainnya, seperti Thailand di urutan ke-22, Vietnam (25), Malaysia (29), bahkan Philipina (30).(*)
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





