Isu MSCI Mereda, IHSG Bakal Uji Area Ini Berikutnya
:
0
Potret seseorang melintas di depan monitor yang menampilkan IHSG di zona hijau. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan ditutup menguat 1,96 persen pada perdagangan (25/6). Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.056,200 sebelum akhirnya ditutup di area 5.999,038.
Sebanyak 537 saham menguat, 135 saham melemah, sementara 141 saham lainnya bergerak stagnan. Nilai transaksi pasar mencapai Rp13,65 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 22,57 miliar saham.
Penguatan tersebut terjadi seiring meredanya sentimen pasar terhadap pengumuman MSCI terkait klasifikasi market Indonesia di mata global.
“Para pelaku pasar merasa lega setelah MSCI mengumumkan tetap mempertahankan status Indonesia dalam kategori Emerging Market,” ujar Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta, Jumat (26/6/2026).
Adapun secara teknikal, Nafan menmproyeksikan IHSG akan melemah terbatas sejak “wave (b)” terbentuk. Area support diperkirakan akan berada di level 5.848 dan 5.723, sedangkan resistance area di kisaran 6.127 dan 6.257.
Mirae Asset juga memberikan pilihan saham yang dapat dicermati pelaku pasar yakni ADRO, BBNI, dan DSSA.
Sementara itu, Head of Retail Research MNC Sekuritas menyebutkan posisi IHSG diperkirakan masih berada pada bagian dari wave (b) dari wave [iv].
“Kami perkirakan, IHSG rawan melanjutkan koreksinya untuk menguji rentang area 5.723-5.847, adapun penguatan IHSG dalam jangka pendek kami perkirakan untuk menguji 6.060-6.120,” ujarnya.
MNC Sekuritas juga memberikan pilihan saham yang dapat dicermati pelaku pasar, yaitu;
MAPA - Buy on Weakness
Related News
Wall Street Drop, IHSG Kian Kinclong
Dapat Komitmen dari INPEX, Bahlil Pastikan 2027 Proyek Masela Jalan
Potong Anggaran MBG, IHSG Menuju 6.100
Saham Grup Barito Dominan Menguat, TPIA Memimpin
Gercep, Bank BSN Akad Massal 6.000 Rumah di Sumatera Utara
IHSG Rebound 115 Poin, Tapi Masih Tertahan di Bawah 6.000





