Jalani Sidang PKPU, Bos Waskita Karya (WSKT) Klaim Operasional Stabil
EmitenNews.com - Waskita Karya (WSKT) tengah menghadapi proses sidang gugatan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU). Besok, perseroan akan menghadapi babak lanjutan persidangan. Itu menyusul sidang pada 21 Februari 2023 ditunda.
Gugatan permohonan PKPU tersebut diajukan Megah Bangun Baja Semesta berhubungan dengan permintaan pelunasan utang senilai Rp2,93 Miliar. Sebagai pemohon, Megah Bangun Baja Semesta, merupakan salah satu vendor sejumlah proyek perseroan.
Misalnya, proyek pembangunan Terminal Bandara Internasional Minangkabau, Terminal Bandara Depati Amir Tahap I, dan Renovasi Waskita Rajawali Tower. ”Pengajuan permohonan PKPU itu, tidak berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, dan going concern perseroan,” tulis Destiawan Soewardjono, President Director Waskita Karya.
Perseroan berkomitmen untuk selalu berpedoman kepada prinsip Good Corporate Governance (GCG), mematuhi, dan mengikuti segala proses hukum sesuai dengan ketentuan perundang-undangan berlaku dengan itikad baik. ”Relaas atas gugatan PKPU telah kami terima pada Jumat, 17 Februari 2023,” ucap Destiawan.
Sebelumnya, Waskita Karya telah menerima surat dari Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas 1A Khusus Nomor: W10.U1.1067.HT.03.II.2023.MH perihal Panggilan Sidang Menghadap Dalam Perkara Nomor: 38/Pdt.Sus/PKPU/2023/PN.Niaga.Jkt.Pst yang akan dilaksanakan pada 21 Februari 2023. (*)
Related News
BCA Sedang Buyback Rp5T, Begini Gerak BBCA Sejak 22 Oktober 2025
BSD Siap Tebar Pembayaran Bunga Obligasi dan Imbal Hasil Sukuk Rp7,5M
Serok NFCX, 1 Inti Dot Com Rogoh Rp12,09 Miliar
2 Tahun Menjabat, Bos GDYR Ini Ungkap Ingin Mundur dari Kursi Direksi
Emiten Prajogo (TPIA) Ungkap Aksi Baru, Simak Rinciannya
Morris Capital Sulap PIPA Menjadi Pilar Energi Nasional





