Jaringan Narkoba Fredy Pratama Masih Aktif, Polisi Sita 33 Kg Sabu
:
0
Buron narkoba internasional Fredy Pratama. Dok. RRI.
EmitenNews.com - Jaringan buron narkoba Fredy Pratama masih aktif. Polisi kembali menyita sabu jaringan bandar narkoba internasional itu. Kali ini sebanyak 33 kilogram sabu yang diselundupkan ke Banjarmasin, Kalimantan Timur, dari Kalimantan Barat disita Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.
"Tiga orang ditangkap. Mereka berperan sebagai kurir, yakni BS, SN dan DI," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Kalsel Kombes Pol Kelana Jaya di Banjarmasin, Rabu(12/2/2025).
Pengungkapan ini merupakan joint operation dengan Bareskrim yang terus berupaya memonitor pergerakan jaringan Fredy Pratama di Indonesia.
Kombes Kelana Jaya menjelaskan mereka awalnya menerima informasi dari masyarakat tentang adanya rencana pengiriman sabu dalam jumlah besar dari Pontianak, Kalimantan Barat.
Hasil koordinasi dengan Bareskrim diperkuat penerapan metode analisis ilmiah, didapat ciri-ciri mobil yang dikendarai untuk membawa narkotika.
Tim lapangan yang dipimpin Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Kalsel AKBP Zaenal Arifien membagi tugas anggotanya ke beberapa titik penghadangan, termasuk di wilayah perbatasan di Kalimantan Tengah yang menjadi pintu masuk ke Kalsel.
Kendaraan dengan ciri-ciri yang telah dikantongi akhirnya melintas di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 12, Kelurahan Sungai Lumbah, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala.
Penghadangan tak berjalan mulus, pelaku sempat berupaya melarikan diri dan menabrak petugas.
Kejar-kejaran pun terjadi, hingga akhirnya mobil pelaku menabrak mobil tronton pembawa alat berat sehingga mobil terhenti. Polisi melakukan tindakan tegas dan terukur lantaran aksi pelaku telah membahayakan petugas dan pengguna jalan lainnya.
Barang bukti 33 kilogram sabu-sabu terbungkus dalam 31 paket kemasan teh China warna hijau.
Related News
Tabrakan Maut Kereta, Polda Jaya Periksa Pihak Taksi Green SM Besok
Politikus PDIP Ini Anggap Negara Tak Perhatikan Buruh, Cek Alasannya
Isu Pekerja hingga Kampus Dibahas di Hambalang, Begini Arahan Prabowo
Pemerintah Beli Sebagian Saham Aplikator Ojol, Ternyata Ada Misinya
Perkuat Ekosistem Kawasan IKN, Dua Investor Incar Proyek Komersial
BPK Temukan Dana Haji 2025 Salah Sasaran, 4.760 Jemaah Tidak Berhak





