EmitenNews.com - PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) membidik pertumbuhan pendapatan dan laba bersih dua digit pada 2026 di tengah ekspansi bisnis keamanan dokumen dan solusi digital.

Manajemen Perseroan menyebutkan, pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2026 ditargetkan lebih dari 10%.

"Estimasi pertumbuhan pendapatan & laba bersih tahun 2026 > 10%," tulis manajemen JTPE dalam materi paparan publik, dikutip Jumat (22/5/2026).

Dengan target tersebut, pendapatan JTPE berpotensi menembus Rp3,05 triliun pada 2026, naik dari realisasi 2025 sebesar Rp2,78 triliun.

Sementara laba bersih diproyeksikan minimal mencapai Rp386 miliar, melanjutkan tren pertumbuhan dari Rp351 miliar pada 2025 dan Rp238 miliar pada 2024.

Menariknya, meski kinerja kuartalan sempat melambat dibanding periode sama tahun sebelumnya, hingga April 2026 Perseroan mengklaim telah mengamankan sekitar 60% dari total target pendapatan tahun fiskal 2026.

Manajemen JTPE menyatakan, untuk mencapai target tersebut, Perseroan menyiapkan sejumlah strategi ekspansi, mulai dari memanfaatkan kompetensi inti pada sistem biometrik serta perangkat keras dan peralatan pendukung keamanan dokumen.

Perseroan juga mendorong ekspansi melalui usaha patungan strategis di sektor manufaktur RFID dan kartu telekomunikasi, sekaligus memperkuat lini produksi melalui investasi teknologi keamanan paspor yang lebih canggih.

Di sisi digital, JTPE terus mempercepat transformasi bisnis melalui pengembangan solusi tanda tangan digital sebagai bagian dari perluasan layanan keamanan berbasis teknologi.

Dari perusahaan percetakan umum, JTPE kini telah bertransformasi menjadi pemain solusi keamanan dokumen dan produk keamanan digital yang menjangkau pasar global, dengan portofolio mulai dari paspor, e-KTP, dokumen kendaraan, hingga kartu pembayaran EMV.