Kajian DEN, Luhut Ungkap Program MBG Tidak Disiapkan Matang Sejak Awal
:
0
Luhut Binsar Pandjaitan. Dok. Bisnis.
EmitenNews.com - Luhut Binsar Pandjaitan memotret Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai program yang tidak disiapkan secara matang sejak tahap awal. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) itu, mengakui pelaksanaan program MBG belum berjalan mulus sepenuhnya. Masih banyak hal yang perlu diperbaiki.
Menurut Luhut, sejumlah persoalan yang muncul dalam implementasi program prioritas pemerintah tersebut di lapangan, terjadi karena perencanaan di tahap awal belum disiapkan secara matang.
Berbagai persoalan yang kini harus dibenahi sebenarnya dapat dihindari apabila sejak awal penyusunan program didahului dengan kajian yang komprehensif. Luhut melihat, ide-ide besar Presiden tidak disiapkan perencanaannya yang matang.
“Itu salah kita semualah," ujar LBP, Kamis (25/6/2026).
Salah satu persoalan yang perlu menjadi perhatian ialah pelaksanaan MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Berdasarkan evaluasi DEN, terdapat sejumlah persoalan data dan implementasi di lapangan yang muncul setelah anggaran program telah dicairkan.
Oleh karenanya, pemerintah kini harus lebih berfokus mencari solusi dibanding memperdebatkan persoalan yang telah terjadi. DEN masih terus memberikan masukan kepada tim penyelenggara MBG untuk menyempurnakan pelaksanaan MBG.
Sebagai bagian dari upaya perbaikan, Luhut mengatakan DEN telah melakukan kajian di sekitar 800 titik di berbagai wilayah Indonesia untuk memetakan persoalan kemiskinan dan menyusun rekomendasi pelaksanaan MBG yang lebih tepat sasaran.
Luhut meminta masyarakat memberikan waktu untuk program ini diperbaiki agar manfaatnya terasa bagi masyarakat. ***
Related News
Bayangkan! IPO Pegadaian, Pupuk Indonesia, dan Pelindo Ramaikan Bursa
Pengajuan Destry Sebagai Calon Gubernur BI Angkat Rupiah 0,18 Persen
Hampir Pasti Destry Damayanti Gubernur BI, Presiden Ajukan ke DPR
Emas Dunia Stabil, Harga Emas Antam Bertahan di Rp2.690.000
Inflasi Jepang Dekati 2%, BOJ Sinyalkan Kenaikan Suku Bunga
Cek B50, Prabowo Minta Anak Cucu Pertamina dan PLN Dipangkas





