Kasus Korupsi BTS Bakti Kemenkominfo, Kejagung Cegah Dua Orang ke Luar Negeri
:
0
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana. dok. Suara.
EmitenNews.com - Dalam pengembangan kasus korupsi BTS Bakti Kejaksaan Agung mencegah dua orang bepergian ke luar negeri. Keduanya, JS pihak swasta, dan DT, Direktur PT Anugerah Mega Perkasa), berlaku masing-masing selama 6 bulan. Dengan pencekalan dua orang itu, berarti sudah 25 orang yang dilarang bepergian ke luar negeri untuk kepentingan permintaan keterangan dalam mengungkap tuntas kasus korupsi itu.
Cekal yang diberlakukan terhadap 25 orang itu, karena terkait dugaan korupsi penyediaan infrastruktur Base Transceiver Station (BTS) 4G dan infrastruktur pendukung paket 1, 2, 3, 4, dan 5 BAKTI, Kementerian Komunikasi dan Informatika Tahun 2020 sampai 2022.
Dalam keterangannya Kamis (30/3/2023), Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Ketut Sumedana mengatakan, Jaksa Agung Muda Intelijen atas nama Jaksa Agung Republik Indonesia resmi menetapkan Keputusan tentang Pencegahan ke luar wilayah Indonesia terhadap 2 orang.
Yakni melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-14/D/Dip.4/02/2023 tanggal 07 Februari 2023 tentang Pencegahan dalam Perkara Pidana atas nama JS (pihak swasta), dan berlaku selama 6 bulan.
Serta Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-15/D/Dip.4/02/2023 tanggal 07 Februari 2023 tentang Pencegahan dalam Perkara Pidana atas nama DT (Direktur PT Anugerah Mega Perkasa), dan berlaku selama 6 bulan.
Related News
May Day 2026, Begini Kejutan Lain dari Prabowo Untuk Pengemudi Ojol
Pemerintah Batasi Outsourcing Hanya 6 Bidang, di Luar Itu Terlarang
May Day di DPR Senayan, Cek Lima Tuntutan Aksi Massa Buruh GEBRAK
Bunga Kredit Himbara 5 Persen, Demikian Titah Presiden Untuk Rakyat
Aplikator Wajib Manut, Porsi Pendapatan Ojol Minimal 92 Persen!
Progres 59 Persen, Bendungan Bagong PTPP Didorong Rampung Lebih Cepat





