EmitenNews.com - Tuduhan serius mengadang eks Direktur Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia (Persero) Siti Choiriana. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat menetapkannya sebagai tersangka kasus korupsi. Mantan pejabat Telkom itu, diduga terlibat dalam pengadaan barang fiktif di PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk pada 2017.

 

Dalam keterangannya kepada pers, Jumat (22/9/2023), Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat Iwan Ginting mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah pemanggilan Siti Choiriana sebagai saksi pada 31 Agustus 2023.

 

Ketika menjabat sebagai Executive Vice President Divisi Enterprise Service (DES) PT Telkom Indonesia pada 2017, Siti Choiriana diduga terlibat dalam pengadaan barang fiktif. Pada 17 Maret 2017, Siti menandatangani empat kontrak berlangganan antara DES PT Telkom Indonesia dengan PT Quartee Technologies.

 

Pertama, pengadaan Lenovo Think Center nilainya sekitar Rp30 miliar, Lenovo Think Center juga sekitar Rp51 miliar. Lainnya, personal computer dengan nilai Rp37 miliar, dan terakhir, PC Lenovo Think Center dengan nilai Rp100 miliar.

 

Penyidik Kejaksaan menduga Siti Choiriana meminta tiga anak perusahaan PT Telkom Indonesia untuk melakukan pengadaan barang tersebut. Tiga anak perusahaan Telkom itu, PT PINS Indonesia, PT Telkom Telstra, dan PT Infomedia, diminta membeli barang dari PT Interdata Teknologi Sukses.