KB Bukopin (BBKP) Targetkan Kredit Bermasalah (NPL) Kurang dari 5 Persen di 2023
:
0
EmitenNews.com—PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) menyatakan progres penyelesaian kredit bermasalah masih terus berlangsung. Sepanjang 2021-2022 BBKP mengaku telah menyelesaikan kredit bermasalah senilai Rp10 triliun melalui skema intensive collection, bulk sales serta write off.
"Proses penyelesaian aset bermasalah saat ini masih berjalan dan target Kami dapat diselesaikan pada tahun depan," terang manajemen BBKP seperti terungkap dari dokumen hasil public expose perseroan yang dirilis Selasa (3/1/2023).
BBKP memproyeksikan, posisi NPL gross saat ini di atas 5 persen. "Tahun depan diharapkan turun menjadi di bawah 5 persen."
Ke depan BBKP menuju segmen kredit SME dan Wholesale dengan fokus pada Korean Link dan jaringan supply chain-nya. Menurut manajemen BBKP, kebijakan ini sudah berjalan salah satunya untuk nasabah otomoif yang saat ini naik daun dengan produksi kendaraan elektroniknya. BBKP juga menyediakan fasilitas kredit supply chain untuk dealernya.
Lebih lanjut manajemen BBKP menyatakan pengelolaan risiko kredit dilakukan dengan memperkuat penilaian risiko dalam mengevaluasi debitor.
Related News
Tertatih Jalani Era Rp1, Berikut Rapor Emiten Hary Tanoe Kuartal III
Kabar Gembira! META akan Bagikan Dividen Rp60,6 Miliar, Cek Jadwalnya
Layanan Maklon dan Toll Manufacturing Global PYFA Diakui
Pendapatan Bisnis Motor Listrik TBS Energi (TOBA) Naik, Melonjak 120%
Dua Anggota Direksi Indosat (ISAT) Tambah Porsi Sahamnya
Kuartal III-2026, Surya Semesta (SSIA) Raih Pendapatan Rp4,81 Triliun





