EmitenNews.com —  PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) menjual seluruh saham yang dimiliki di PT SLP Surya Ticon Internusa (SLPSTI) dan PT Surya Internusa Timur (SIT) untuk modal usaha dan mempercepat pembangunan Subang Smartpolitan.

 

Kepemilikan SSIA di PT SLP Surya Ticon Internusa sebesar 23,2 juta saham atau dengan nilai nominal Rp 301,6 miliar. Sementara itu, saham milik SSIA yang dijual di PT SIT sebanyak 1,2 miliar saham atau senilai Rp 120 miliar Untuk penentuan nilai wajar dari harga saham SLPSTI dan SIT akan menggunakan metode Adjusted Equity Value, dengan menyesuaikan investment property menjadi market value yang disepakati antara penjual dan pembeli.

 

Adapun nilai transaksi penjualan untuk saham di SLPSTI mencapai Rp 430,58 miliar. Sementara, penjualan saham SSIA dalam SIT senilai Rp 131,59 miliar. Sehingga dari penjualan 2 entitas usaha itu SSIA mengantongi dana segar Rp561 miliar.

 

Direktur Surya Semesta Internusa Sonny Setianegara menyampaikan, pelepasan kepemilikan saham perseroan di kedua perusahaan tersebut merupakan salah satu strategi untuk mempercepat pengembangan Subang Smartpolitan.

 

"Dengan tambahan modal yang didapat dari penjualan saham ini, Perseroan memiliki ruang lebih untuk menjalankan strategi bisnis dalam proyek unggulan yang telah menjadi fokus utama Perseroan," jelas Sonny dalam keterbukaan informasi, Rabu (15/6).

 

Selain untuk pembangunan proyek di Subang, lanjut dia, dana hasil jual beli saham ini akan digunakan sebagai modal kerja dan juga akan digunakan untuk membayar kewajiban-kewajiban SSIA.

 

Sonny menekankan dari transaksi jual beli saham ini, tidak ada dampak material terhadap SSIA, baik terhadap kinerja operasional dan kinerja keuangan.

 

Nantinya kedua saham perusahaan tersebut akan dilepas kepada PT Frasers Property Thailand (Indonesia) Pte. Ltd. Untuk gambaran, Frasers Property Thailand (Indonesia) merupakan anak perusahaan Frasers Property Group, yang merupakan perusahaan real estat terintegrasi dengan keunggulan multi-aset.