EmitenNews.com - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kinerja kegiatan dunia usaha meningkat pada triwulan I 2023. Hal ini tercermin dari nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 11,05%, sedikit lebih tinggi dari SBT pada triwulan IV 2022 sebesar 10,71%.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI), Erwin Haryono, menyebutkan peningkatan kinerja kegiatan usaha terindikasi pada Lapangan Usaha (LU) Pertanian, Kehutanan dan Perikanan seiring dengan pola historis musim panen serta LU Industri Pengolahan sejalan dengan peningkatan aktivitas industri, ketersediaan sarana produksi, dan kapasitas penyimpanan yang mendukung.
"Selain itu, kinerja LU Pertambangan dan Penggalian serta LU Perdagangan Besar dan Eceran, dan Reparasi Mobil dan Motor juga meningkat sejalan dengan peningkatan permintaan dalam negeri dan mobilitas masyarakat," jelasnya.
Kapasitas produksi terpakai pada triwulan I 2023 tercatat sebesar 72,33%, meningkat dari 71,49% pada triwulan sebelumnya. Penggunaan tenaga kerja juga terindikasi meningkat dan berada dalam fase ekspansi. Sementara itu, kondisi keuangan dunia usaha tetap baik meski tidak setinggi triwulan sebelumnya.
Pada triwulan II 2023, responden memprakirakan kegiatan usaha meningkat dengan SBT sebesar 21,44%. Peningkatan kegiatan usaha diprakirakan terjadi pada beberapa LU utama, yaitu LU Pertanian seiring masih berlanjutnya panen raya dan LU Pertambangan didukung oleh ketersediaan sarana produksi.
Kinerja LU Industri Pengolahan juga meningkat sejalan dengan kenaikan permintaan didukung oleh ketersediaan sarana produksi dan kapasitas penyimpanan, sementara kinerja LU Perdagangan Besar dan Eceran, LU Transportasi dan Pergudangan, serta LU Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum meningkat seiring dengan permintaan dalam negeri yang meningkat pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 1444 H.(*)
Related News
Harga Minyak Dekati USD118, OPEC+ Sepakat Pertahankan Produksi
Harga Minyak Melambung, Laba Chevron Melesat Tiga Kali Lipat
Di Luar Dugaan, PMI Manufaktur & Jasa China Anjlok
Sokong PLTS 100 GWp, Kemnaker Sertifikasi 60 Asesor
Pajak Digital Tembus Rp58,75 Triliun, PMSE Jadi Penyumbang Terbesar
Stok Afrika Melimpah, HR Biji Kakao Drop ke USD 5.613,6





