KPK Apresiasi Vonis 9 Tahun Penjara untuk Dua Mantan Pejabat Pajak
:
0
EmitenNews.com - Sembilan tahun penjara untuk Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdhani. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi vonis 9 tahun penjara yang dijatuhkan Majelis Hakin Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat terhadap mantan pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) itu. Meski begitu jaksa KPK belum sepenuhnya menerima vonis tersebut.
"Kami mengapresiasi majelis hakim yang memeriksa dan memutus perkara tersebut. Pertimbangan majelis hakim telah mengakomodir seluruh analisa yuridis tim jaksa," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Sabtu (5/2/2022).
Meski demikian, Ali Fikri menyebut tim jaksa penuntut umum pada KPK belum sepenuhnya menerima putusan tersebut. Menurut Ali, tim penuntut umum KPK membutuhkan waktu berpikir apakah menerima atau banding. KPK akan mempelajari lebih dahulu seluruh pertimbangan putusan dimaksud.
“Saat ini sikap jaksa KPK masih pikir-pikir untuk menentukan langkah berikutnya dengan batas waktu maksimal tujuh hari ke depan, apakah menerima, atau banding," kata Ali Fikri.
Angin Prayitno Aji divonis 9 tahun penjara denda Rp500 juta subsider 3 bulan kurungan. Sedangkan Dadan dihukum 6 tahun penjara denda Rp300 juta subsider 2 bulan kurungan.
"Menyatakan terdakwa I Angin Prayitno Aji dan terdakwa II Dadan Ramdani telah terbukti melakukan korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," ujar Ketua Majelis Hakim Fahzal Hendri dalam putusannya di Pengadilan Tipikor, Jumat (4/2/2022).
Hakim juga menjatuhkan pidana tambahan kepada keduanya berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar Rp3.375.000.000 dan SGD 1.095.000. Jika tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan memperoleh hukuman tetap, maka harta benda disita dan dilelang jaksa untuk membayar uang pengganti.
"Jika tidak mencukupi, diganti pidana dengan 2 tahun penjara," kata hakim.
Vonis yang memberatkan keduanya lantaran dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Mereka juga dianggap tidak menunjukkan sikap penyesalan.
Sementara hal meringankan yakni mereka dianggap sopan dalam persidangan, dan belum pernah dihukum.
Related News
Sangkal Tuduhan Korupsi, Noel Akan Gugat KPK Senilai Fantastis
Eks Gubernur Lampung Ini Jadi Tersangka Korupsi, Istri Ngaku Tak Malu
Jadi Bos KSP, Pensiunan Jenderal Ini Buka 24 Jam Laporan Masyarakat
Kemenhub Akan Audit Ulang Taksi Green Buntut Tabrakan Kereta
Kawasan Industri Batang Disiapkan Jadi Pusat Logistik Berbasis Rel
Presiden Kirim Lampu Kuning Buat Industri Seng





