EmitenNews.com - Partai politik harus merancang betul program untuk mengambil hati kalangan milenial. Bayangkan. Dari 204 juta lebih daftar pemilih tetap (DPT) dalam Pemilu 2024, hampir sepertiga di antaranya, anak-anak muda. Mereka adalah generasi Y, atau Langgas, yang masuk kelompok demografi setelah Generasi X, atau Gen X. Kelompok kalangan muda yang lahir 1981-1996 itu, terdaftar sebanyak 68,8 juta dalam DPT pemilu 2024.

 

KPU merinci dari 204 juta lebih DPT Pemilu 2024 itu, laki-laki 102.218.50 dan perempuan 102.588.719. Dari jumlah total yang ditampilkan, sebanyak 203.056.748 pemilih berada di dalam negeri. Sebanyak 1.750.474 pemilih berada di luar negeri yang tersebar di 128 negara.

 

Komisioner KPU RI Betty Epsilon Idroos dalam rapat Pleno terbuka rekapitulasi DPT Pemilu 2024 di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (2/7/2023), mengungkap data penting, yang seharusnya menjadi perhatian parpol peserta Pemilu mendatang. Data KPU menunjukkan, sebanyak 33,60 persen dari jumlah total DPT atau setara 66.822.389 merupakan generasi milenial.

 

Selanjutnya, diikuti generasi X sebanyak 28,07 persen atau 57.486.482 orang. Generasi Z menempati urutan ketiga dengan jumlah 46.800.161 pemilih atau 22,85 persen.

 

Selanjutnya persentase pemilih diikuti dengan generasi baby boomer sebanyak 28.127.340 atau 13,73 dan pre-boomer sebanyak 3.570.850 atau 1,74 persen.