KSEI - Bank Jateng Teken Kerjasama, Ini Tujuannya
:
0
Gambar logo KSEI
EmitenNews.com - PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) pada hari ini, Senin (23/12), di Main Hall Bursa Efek Indonesia.
Kerja sama ini bertujuan untuk mempermudah nasabah Bank Jateng dalam berinvestasi di pasar modal, sekaligus mendukung upaya KSEI memperluas layanan dengan menambah jumlah pemegang rekening.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, dan Direktur Bisnis Kelembagaan, Treasuri, dan Unit Usaha Syariah Bank Jateng, Ony Suharsono. Prosesi ini juga disaksikan oleh Direksi Bursa Efek Indonesia, PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia, Direktur Utama Dana Pensiun Bank Jateng, Adi Cahyono, serta perwakilan dari perbankan dan manajer investasi.
Dengan kerja sama ini, Bank Jateng resmi menjadi bank kustodian ke-26 dan merupakan bank daerah ketiga yang memperoleh status sebagai pemegang rekening KSEI.
Direktur Utama KSEI, Samsul Hidayat, menyampaikan bahwa bergabungnya Bank Jateng sebagai pemegang rekening KSEI akan memperkuat layanan bagi investor pasar modal, khususnya di Jawa Tengah.
"Kami harap Bank Jateng dapat memperkuat infrastruktur pasar modal, memberikan layanan komprehensif, dan menjaga integritas aset investor," ujar Samsul.
Berdasarkan data KSEI per Mei 2024, jumlah investor pasar modal Indonesia telah mencapai 12,94 juta, dengan 1,54 juta di antaranya berasal dari Jawa Tengah, menjadikan provinsi ini peringkat keempat terbesar dalam jumlah investor nasional.
Samsul optimistis kerja sama ini akan meningkatkan jumlah investor, mengingat kebutuhan layanan investasi yang semakin mudah dan cepat terus meningkat.
Direktur Bisnis Kelembagaan Bank Jateng, Ony Suharsono, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan partisipasi aktif Bank Jateng dalam pengembangan pasar modal Indonesia.
"Kami menghadirkan layanan kustodian lengkap, cepat, dan akurat, didukung SDM serta infrastruktur berkualitas," ujar Ony.
Related News
BIRD Luncurkan Layanan Bluebird Prime, Optimis Dongkrak Pendapatan
Reli Saham Bank Jumbo Dorong IHSG Akhir Pekan Meroket
Pewaris PAM Group Jabat Komisaris Utama BSBK, Tengok Gurita Bisnisnya!
Bank Maspion (BMAS) Copot Nama Lama, Jadi Bank Kasikorn Indonesia
Pengendali Emiten RS Grup Astra Beli Saham HEAL Rp1,5 Miliar
2 Entitas Caplok 75 Persen Saham PKPK Rp1,44T, Aksi Backdoor Listing?





