Listing Pagi Ini, IPO Arsy Buana Travelindo (HAJJ) Oversubscribed 33,14 Kali
:
0
EmitenNews.com—Hari ini Bursa Efek Indonesia, Rabu (5/4), akan menyelenggarakan acara Seremoni Pencatatan Perdana Saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk (kode saham: HAJJ), sebagai Perusahaan Tercatat ke-29 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2023.
Selama masa penawaran umum, berdasarkan sistem e-IPO, Perseroan mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) sekitar 33,14 kali.
Jumlah pemesan saham HAJJ adalah sebanyak 15.717 pihak yang tersebar dari 34 provinsi di Indonesia dan dari 5 mancanegara. Para pemesan didominasi oleh investor individu sebanyak 15.709 pihak sedangkan sisanya sebanyak 8 investor institusi.
Hal ini menunjukkan kepercayaan investor terhadap kondisi Perseroan. Adapun yang bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Surya Fajar Sekuritas.
Sementara itu Direktur Utama Surya Fajar Sekuritas Steffen Fang menerangkan bahwa kesuksesan IPO HAJJ didukung oleh prospek bisnis yang cerah. Adanya kelebihan permintaan pada saat penawaran umum juga cerminan bentuk kepercayaan investor terhadap kondisi Perseroan, serta keyakinan atas potensi pertumbuhan bisnis di masa mendatang.
“Adanya oversubscribed menunjukkan keyakinan investor terhadap potensi pasar yang besar, apalagi saat ini perseroan merupakan perusahaan penyedia akomodasi perjalanan wisata tercatat pertama di IDX yang memiliki fokus bisnis pada penyediaan akomodasi untuk perjalanan umrah,” ungkap Steffen.
Dana yang akan diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham akan digunakan untuk beberapa kepentingan, seperti:
Sekitar 60% akan digunakan oleh Perseroan untuk reservasi tiket pesawat. Sisanya sekitar 40% akan digunakan oleh Perseroan untuk reservasi slot kamar hotel.
Pemegang saham PT Arsy Buana Travelindo Tbk sebelum IPO adalah PT Madinah Iman Wisata sebesar 99,998% dan Saipul Bahri sebesar 0,002%.
PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) memiliki beberapa produk layanan yang merepresentasikan “One Stop Solution”. Produk-produk layanan tersebut adalah:
Related News
Kemendag Minta Klarifikasi Traveloka Terkait Refund Pembatalan Tiket
Dubes China Dukung Perluasan Akseptasi QRIS di Negaranya
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi





