EmitenNews.com—PT Bank IBK Indonesia Tbk (AGRS) membukukan laba bersih sebesar Rp103,45 miliar pada tahun 2022, atau melonjak 710,1 persen dibanding tahun 2021 yang tercatat sebesar Rp12,77 miliar.

 

Hasil itu mengangkat laba per saham dasar ke level Rp4,76 per lembar, sedangkan pada akhir tahun 2021 berada di level Rp0,87.

 

Jika dirunut, pendapatan bunga bersih naik 32,57 persen menjadi Rp407,75 miliar.

 

Ditambah pendapatan operasional lain yang meningkat 81,6 persen menjadi Rp109,64 miliar.

 

Walau perseroan mencatatkan kenaikan pembentukan cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan sebesar 74,07 persen menjadi Rp94,414 miliar.

 

Senasib, beban operasional lainnya membengkak 9,2 persen menjadi Rp330,07 miliar.

 

Tapi laba operasional tetap menjulang 820 persen menjadi Rp92,918 miliar.

 

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan tahun 2022 telah audit emiten bank itu yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (14/3/2023).

 

Sementara itu, kredit yang diberikan tumbuh 32,7 persen menjadi Rp8,064 triliun.