EmitenNews.com - PT Bank Panin (PNBN) hingga 30 September 2022 mencatat laba bersih Rp2,51 triliun. Menanjak 9,3 persen dari periode sama tahun lalu Rp2,29 triliun. Laba per saham dasar menjadi Rp100,28 dari sebelumnya Rp93,73.


Jumlah pendapatan bunga Rp10,32 triliun, turun tipis dari edisi sama tahun lalu Rp11 triliun. Beban bunga Rp7,5 triliun, merosot 5 persen dari periode sama tahun lalu Rp7,1 triliun. Jumlah pendapatan operasional lainnya Rp1,36 triliun, menukik 40 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,27 triliun.


Total beban kerugian penurunan nilai Rp1,82 triliun, anjlok 37 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,92 triliun. Jumlah beban operasional lainnya Rp3,87 triliun, naik tipis dari periode sebelumnya Rp3,65 triliun. Beban umum dan administrasi Rp1,62 triliun, naik dari sebelumnya Rp1,41 triliun. Beban tenaga kerja Rp1,64 triliun, naik tipis dari Rp1,54 triliun.


Beban operasional lainnya bersih Rp4,33 triliun, naik tipis dari sebelumnya Rp4,30 triliun. Laba operacional Rp3,17 triliun, melesat 10 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,87 triliun. Pendapatan non operasional Rp30,06 miliar, turun tipis dari edisi sama tahun lalu Rp33,06 miliar. Laba sebelum pajak Rp3,20 triliun, naik 9 persen dari edisi sama tahun lalu Rp2,91 triliun. 


Total ekuitas Rp49,34 triliun, naik tipis dari edisi akhir 2021 sebesar Rp48,54 triliun. Jumlah liabilitas Rp149,95 triliun, merosot dari akhir 2021 senilai Rp155,91 triliun. Total aset Rp199,30 triliun, turun dari periode akhir 2021 sejumlah Rp204,46 triliun. (*)