Melihat Prospek Takaful di Indonesia, Seiring Pemulihan Ekonomi dan Populasi Muslim
:
0
EmitenNews.com - Takaful Indonesia terus berkembang seiring dengan meningkatnya kesadaran dan permintaan akan produk takaful, dukungan pemerintah, pelonggaran pembatasan pergerakan Covid-19 dan pemulihan ekonomi, Fitch Ratings mengatakan dalam sebuah laporan baru.
Kami percaya potensi pertumbuhan jangka panjang adalah positif, mencerminkan Indonesia memiliki populasi Muslim terbesar secara global, dukungan pemerintah, penetrasi asuransi yang rendah (2020: 3,2%), kesadaran yang meningkat dan pemulihan ekonomi (Fitch memperkirakan pertumbuhan PDB riil sebesar 6,8% pada tahun 2020 ). Fitch mengharapkan operator takaful untuk mempertahankan kapitalisasi yang cukup sehubungan dengan ekspansi bisnis melalui pemulihan ekonomi dan Perjanjian Kerangka Kerja ASEAN tentang Layanan yang akan datang, sementara juga mengelola klaim dan memperkuat kapasitas takaful di tengah pandemi.
Sebagian besar perusahaan asuransi berjuang untuk melakukan spin-off unit usaha syariah (SBU) mereka dalam jangka pendek karena persyaratan modal dan biaya operasional yang tinggi. Hanya satu SBU yang di-spin off pada tahun 2021, dan satu lagi sedang dalam proses pemisahan, dengan 44 perusahaan asuransi untuk menindaklanjuti Rencana Kerja Pemisahan Unit Syariah pada tahun 2024. Pengenalan PSAK 74 – setara dengan IFRS17 di Indonesia – adalah tantangan lain bagi operator takaful, termasuk perusahaan asuransi yang ingin melakukan spin-off SBU-nya.
Pangsa pasar sektor takaful mencapai 9% dari pasar asuransi negara secara keseluruhan pada 11M21 (11M20: 7%). Kenaikan yang kuat tersebut disebabkan oleh peningkatan produk syariah sebesar 41% yoy, sedangkan asuransi jiwa konvensional hanya tumbuh sebesar 3%. Namun, sektor syariah jiwa mencatat kerugian sebesar Rp1,7 triliun (USD0,1 miliar) pada 11M21, dengan peningkatan klaim sebesar 68%, terutama terkait dengan Covid-19. Kenaikan tersebut lebih besar dari kenaikan klaim asuransi jiwa sebesar 31%.
Related News
PLN-Pelindo Resmikan OPS 1 MVA, Pelabuhan Tanjung Priok Makin Lengkap
Pemprov DKI Harap JITEX 2026 Pintu Masuk Investasi dan Pasar Global
Janji KPK, Bongkar Alur Perintah di Balik Suap HGB Summarecon (SMRA)
Gandeng PPA, Bank BSN Bidik Penguatan Bisnis dan Pembiayaan Syariah
DPD Heran, Anggaran Bayar Bunga Utang 2027 Hampir Setara Dana TKD
Fahd A Rafiq Lagi, Ke-3 Kalinya Politikus Golkar Ini Terjerat Korupsi





